Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membentangkan spanduk penyegelan di Pulau D Reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Kamis (7/6/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Lihat Foto
Premium

Polemik di Balik Penerbitan IMB Pulau Reklamasi Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi 932 bangunan di Pulau D Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta selesai dibahas. Melanggar hukum atau tidak?
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com
19 Juni 2019 | 13:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Reklamasi pantai utara DKI Jakarta tak pernah absen menjadi pembicaraan sejak proyek tersebut berpuluh-puluh tahun lalu.

"Suara"nya makin kencang terdengar pada masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebagian besar menolak adanya reklamasi karena berbagai alasan, di antaranya faktor kelestarian lingkungan dan sumber pendapatan para nelayan sekitar.

Pembicaraan mengenai reklamasi pun terdengar lagi kini pada masa pemerintahan Anies Baswedan, tepatnya setelah diketahui adanya penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk 932 bangunan di Pulau D, salah satu pulau buatan lepas pantai ibu kota. Hal ini ramai dibahas karena sebelum menjabat dia sudah menyatakan akan menolak reklamasi.

IMB bagi bangunan-bangunan di pulau buatan itu pun ternyata sudah keluar sejak akhir tahun lalu.

Deretan bangunan yang berada di kawasan Pulau D hasil reklamasi, di kawasan pesisir Jakarta, Senin (17/6/2019)./ANTARA FOTO-Galih Pradipta

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top