Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat peluncuran program "Rumah DP 0 Rupiah" di Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat (12/10/2018). - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Lihat Foto
Premium

Dicari, Skema Kerja Sama Pendanaan DP Nol Rupiah!

Anggaran Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR), yang merupakan penyedia kredit Rumah DP Nol Rupiah, dipangkas menjadi hanya Rp500 miliar untuk 2020.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com
02 Desember 2019 | 16:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari skema pendanaan Rumah DP Nol Rupiah di tengah dipangkasnya anggaran Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah.

Kepala Unit Fasilitas Pemilikan Rumah Sejahtera (UFPRS) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Dzikran Kurniawan mengungkapkan pihaknya tetap akan mencari skema pendanaan Rumah DP Nol Rupiah yang lebih kreatif.

Pasalnya, belum tentu anggaran yang terpangkas akan dikembalikan seperti semula dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) nanti.

Anggaran Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) merupakan penyedia kredit Rumah DP Nol Rupiah. Awalnya, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajukan anggaran FPPR sebesar Rp2 triliun.

Nominal tersebut kemudian turun menjadi Rp1 triliun dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Perkiraan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 per komisi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top