Premium

'Menambal' APBD DKI 2020 agar Tak Defisit

Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020 terancam defisit. Bagaimana cara pemerintah ibu kota mencegahnya?
Aziz Rahardyan & Feni Freycinetia Fitriani
Aziz Rahardyan & Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  18:25 WIB
'Menambal' APBD DKI 2020 agar Tak Defisit
Pemandangan Monumen Nasional (Monas) yang berada di jantung kota Jakarta, Senin (26/8/2019). - ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA — "Besar pasak daripada tiang. Lebih besar pemasukan daripada pengeluaran."

Peribahasa tersebut paling pas menggambarkan kondisi Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun depan. Proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 antara eksekutif dan legislatif ibu kota menjadi sorotan warga se-Indonesia.

Meski Rancangan APBD (RAPBD) 2020 telah rampung, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah sempat kelimpungan menjawab pertanyaan-pertanyaan anggota…

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top