Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti konvoi Jakarta E-Prix 2020 menaiki mobil listrik BMW i8 Roadster yang dibawa oleh pebalap Formula 2 Sean Gelael menuju Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019). - Antara
Lihat Foto
Premium

Lampu Hijau Formula E dan Bayang-Bayang Kritik

Kritik tetap datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai tersebut mengkritisi kontrak Formula E Jakarta yang terikat untuk penyelenggaraan 5 kali berturut-turut selama 5 tahun. Sebab, hal tersebut dinilai tidak mudah jika melihat penyelenggaran yang sudah dijalankan di ajang tersebut.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com
13 September 2021 | 12:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pengesahan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja (P2APBD) tahun anggaran 2020 menjadi lampu hijau bagi penyelenggaraan ajang Formula E.

Kendati demikian, dorongan agar penyelenggaraan ajang tersebut tidak dilaksanakan masih bergulir. Dorongan tersebut terkait anggaran daerah yang dinilai perlu disiapkan untuk mengantisipasi munculnya Covid-19 varian Mu, alih-alih untuk ajang balapan.

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia Transparansi Anggaran (Fitra) Misbah Hasan mengusulkan Pemprov DKI Jakarta untuk menarik kembali dana yang sudah dibayarkan kepada Formula E Operations (FEO) terkait penyelenggaraan Formula E, jika memungkinkan.

Menurutnya, usulan tersebut patut untuk dipertimbangkan, mengingat diperlukan kesiapan anggaran sebagai langkah antisipasi gelombang Covid-19 berikutnya di Ibu Kota seiring dengan munculnya varian Mu.

"Seiring dengan adanya varian baru Covid-19, Pemprov DKI seharusnya lebih fokus mengantisipasi potensi terjadinya gelombang baru, karena varian tersebut. Apabila memungkinkan, kenapa tidak ditarik saja uang yang sudah disetor ke penyelenggara DKI?" ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Menurut Misbah, pembatalan ajang Formula E risikonya terhadap pemborosan anggaran dinilai lebih kecil dibandingkan dengan terus menerus menyetorkan uang kepada penyelenggara. Ditambah lagi, sambungnya, keuntungan yang bisa diperoleh dari ajang tersebut belum jelas.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top