Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Warga memadati kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Lokasi tersebut dikenal sebagai lokasi Citayam Fashion Week yang digagas para anak muda dari kawasan Citayam, Bojong Gede, Depok. Ajang fashion show di zebra cross itu menimbulkan kerumunan, parkir liar, dan kemacetan, serta sampah di sekitarnya. Pemprov DKI menerjunkan Satpol PP untuk menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan tersebut. - Antara
Lihat Foto
Premium

Apa Kabar Citayam Fashion Week?

Zebra cross di kawasan Dukuh Atas yang biasanya digunakan untuk Citayam Fashion Show tampak lengang. Hanya ada beberapa orang hilir mudik untuk menyeberang.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com
04 Agustus 2022 | 05:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -  Kawasan Stasiun Mass Rapid Trans (MRT) Dukuh Atas, Jakarta Pusat kini tak sepadat biasanya. Daerah tersebut belakangan menjadi pusat perhatian setelah kegiatan fashion show di zebra cross alias Citayam Fashion Week viral.

Pantauan Bisnis, Rabu (3/8/2022) zebra cross yang biasanya digunakan untuk kegiatan fashion show tampak lengang. Hanya ada beberapa orang yang hilir mudik untuk menyeberang.

Zebra cross juga dijaga ketat oleh  petugas polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka berjaga di tengah dan sesekali membantu pejalan kaki untuk menyeberang jalan.

Kegiatan fashion show di zebra cross sudah dilarang, lantaran mengundang kerumunan dan mengganggu lalu lintas. Tidak hanya di zebra cross, petugas Satpol PP juga terlihat di beberapa titik.

Situasi tersebut berbeda dibandingkan ketika kawasan tersebut belum viral seperti sekarang. Kala itu, pengamanan tidak terlalu ketat.

Bisnis juga menjumpai tidak ada parkir liar di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Pada 24 Juni silam, Bisnis menjumpai jalan trotoar dipenuhi dengan motor-motor pengunjung yang ingin melihat Citayam Fashion Week.

Warga yang telah dipasangkan busana oleh tim Roughneck 1991 berjalan di atas zebra cross saat Citayem Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Sabtu (22/7/2022). Merek busana lokal Roughneck 1991 turut menyemarakkan Citayem Fashion Week dengan memberikan jasa gaya gratis dan hadiah busana gratis kepada remaja yang hadir di kawasan tersebut sebagai apresiasi karena telah membeli busana dari merek-merek dari Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Muda-Mudi Nongkrong

Meskipun tidak seramai beberapa minggu belakangan, masih ada beberapa muda-mudi yang nongkrong di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas. Mereka menarik perhatian dengan padu padan outfit yang nyentrik.

Tak sedikit juga yang asyik berfoto maupun hanya nongkrong saja. Muda-mudi tersebut ternyata tidak hanya berasal dari Citayam maupun Depok, ada juga yang berasal dari Jakarta Timur.

Seperti halnya, Achsanu Amalluna alias Sanu, bocah 16 tahun yang Bisnis temui di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas. Sanu mengaku sudah lama nongkrong di kawasan tersebut, bahkan sebelum ramai Citayam Fashion Week.

"Dari sebelum viral sudah nongkrong di sini, sudah saya anggap rumah sendiri di sini. Nongkrong biasanya pulang sekolah kalau libur dari pagi biasanya," kata Sanu ditemui Bisnis di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022).

Dia mengungkapkan, bahwa sebelum viral kawasan tersebut tidak terlalu ramai. Hanya ada sekitar 10 sampai 20 orang yang kerap nongkrong di sana.

Sanu mengaku setiap main ke kawasan tersebut hanya nongkrong saja. Namun kini tidak sedikit yang meminta wawancara hingga membuat konten media sosial. Bahkan, Sanu berkisah dirinya sempat masuk televisi dan membuat keluarganya  merasa bangga.

"Waktu itu sempat masuk TV juga, sampai mbah saya yang di kampung nanyain, 'itu bener kamu yang di TV, langsung saja bilang iya' terus bilang 'hebat kamu bisa masuk TV.' Alhamdulillah berkat teman-teman [anak SCBD] juga kalau enggak ada teman-teman enggak mungkin juga," katanya.

Sanu mengaku meskipun kawasan Dukuh Atas belakangan sepi, dia tetap betah nongkrong di sana. Tidak masalah apabila kawasan tersebut tidak seramai saat viral beberapa hari terakhir.

"Enggak apa-apa, saya tetap di sini," katanya.

Meskipun tidak seramai beberapa minggu belakangan, masih ada beberapa muda-mudi yang nongkrong di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas. Mereka menarik perhatian dengan padu padan outfit yang nyentrik. JIBI/Bisnis-Pernita Hestin Untari

Emak-Emak Penasaran

Fenomena Citayam Fashion Week ternyata tidak hanya mengundang muda-mudi hingga publik figur untuk berbondong-bondong ke kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Para ibu juga asyik berfoto di dekat Stasiun MRT Dukuh Atas.

Salah satunya Detri Linda (56) yang mengaku penasaran setelah melihat tayangan Citayam Fashion Week di televisi.

"Salah satunya [ke sini] karena yang viral itu terus jadi penasaran pengen lihat-lihat seperti apa sih, ternyata enggak ramai lagi seperti yang kami lihat di TV," katanya.

Perempuan asal Jatinegara, Jakarta Timur tersebut mengaku pertama kali berkunjung ke kawasan tersebut. Meskipun tak merasakan euforia keramaian Citayam Fashion Week, Detri yang juga mengajak rekannya tampaknya cukup puas untuk berfoto di sana.

Seorang pedagang minuman keliling atau yang biasa disebut starling, bernama Adalah Nendra (20), mengaku pemasukannya tak sebanyak saat Citayam Fashion Week sedang ramai-ramainya.

"Iya [sepi], pendapatan sekarang palingan enggak sampai Rp100 ribu," katanya.

Nendra pun berkisah kawasan Dukuh Atas memang tidak ramai beberapa hari ini. Dia mengungkapkan, bahwa kegiatan fashion show yang sebelumnya ramai menjadi perbincangan pindah ke kawasan Kuningan.

Belum lama ini, beberapa remaja yang kerap nongkrong di kawasan Dukuh Atas yakni Bonge hingga Kurma meramaikan fashion show di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka dan beberapa anak lainnya memamerkan busana dari salah satu brand lokal asal Bandung.

Kegiatan fashion show di zebra cross Dukuh Atas Jakarta Pusat sudah dilarang lantaran mengundang kerumunan dan mengganggu lalu lintas. Kini, kawasan itu lebih tertib, dan pejalan kaki tidak terganggu saat melintasi trotoar. JIBI/Bisnis- Pernita Hestin Untari

Polemik Citayam Fashion Week

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebelumnya juga memikirkan tempat baru untuk mewadahi Citayam Fashion Week, karena menimbulkan kerumunan dan parkir liar.

Kendati demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa hal tersebut membutuhkan waktu.

"Kan sudah saya jelaskan, itu perlu waktu, tidak bisa serta merta kemudian kita menggusur. Kemudian kalau mau direlokasi juga harus disiapkan tempatnya yang baik," kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Riza mengimbau untuk muda-mudi yang masih nongkrong di kawasan tersebut untuk memperhatikan aturan. Termasuk untuk tidak pulang malam, menjaga kebersihan, dan tidak tidur di jalanan.

"Paling utama, sekarang waktunya belajar sudah bukan libur lagi," katanya.

Di sisi lain, pengamat tata kota dan peneliti pada Pusat Studi Perkotaan Nirwono Yoga mengungkap,  bahwa fenomena Citayam Fashion Week belum tentu berlangsung lama. Terlebih jika kegiatan tersebut tidak dikelola dengan baik.

Artis sekaligus Komisaris PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) Cinta Laura Kiehl menunjukkan sampah yang diambil di Taman Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (24/7/2022). Aksi yang diinisiasi perusahaan tersebut sekaligus mengkampanyekan cinta lingkungan dengan tajuk "Let's Go Blue Campaign" sebagai perusahaan di bidang energi baru terbarukan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan isu keberlanjutan. ANTARA FOTO/Fauzan/nym.

"Semua warganet berusaha update status hal-hal yang viral dan pemerintah cenderung memanfaatkan ketenaran sesaat itu untuk keperluan pemerintah, bisa kampanye atau kegiatan lainnya, model seperti ini juga tidak akan bertahan lama," kata Nirwono kepada Bisnis, Sabtu (23/7/2022).

Dia menilai, fenomena tersebut seharusnya mampu mendorong pemerintah di daerah penyangga Jakarta yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) untuk menyediakan ruang publik.

Diketahui, muda-mudi yang kerap nongkrong di Dukuh Atas, Jakarta Pusat berasal dari Bojong Gede dan Citayam, Bogor, Jawa Barat.

"Menyediakan ruang publik atau taman yang menarik, terbuka untuk berbagai kegiatan anak muda, gratis, dan strategis [mudah dicapai], sehingga jika mereka ingin berkegiatan tidak perlu ke Dukuh Atas, Jakarta," kata Nirwono.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Citayam Fashion Week fashion show mrt Pemprov DKI
Penulis : Pernita Hestin Untari - Bisnis.com
Editor : Nancy Junita

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top