Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ANGGARAN DAERAH: E-audit, Jokowi senang bisa cegah korupsi

JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo  menyambut baik implementasi E-Audit yang sistemnya mulai tahun depan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI. Hal tersebut dilakukan agar bisa mencegah korupsi dan kebocoran anggaran. 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  16:15 WIB

JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo  menyambut baik implementasi E-Audit yang sistemnya mulai tahun depan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI. Hal tersebut dilakukan agar bisa mencegah korupsi dan kebocoran anggaran. 

Menurut Jokowi melalui  pelaksanaan tersebut akan terbentuk sebuah transparansi anggaran baik pemasukan dan pengeluaran  dalam pelaksanaan pajak. 

Untuk itu dia menegaskan bahwa saat ini beliau tidak akan berspekulasi keuntungan apa yang nanti dicapai melalui implementasi E-Audit ini. Menurutnya pada saat ini yang paling penting adalah pelaksanaan dan kontrol serta  prosesnya.Lebih lanjut Joko Widodo juga menyambut gembira karena sistem ini dimulai dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

"Paling penting sekarang  adalah prosesnya dalam pengawasan keuangan dalam hal ini pajak. Prinsipnya  kami (Pemprov DKI) sangat senang sekali karena dimulai dari DKI. APBD DKI  sangat besar jadi  perlu controling yg tegas dan diuji  oleh lemsaneg," jelasnya dalam sambutan pada Forum Dialog bertajuk Implementasi E-Audit untuk mencegah Korupsi, Kamis (13/12). 

Pada tempat yang sama Ketua BPK RI Hadi Poernomo mengaskan bahwa melalui sistem E-Audit hasil pemeriksaan BPK akan lebih cepat dan efektif. Lebih dari itu bisa memperbaiki berbagai kelemahan dalam pengelolaan keuangan secara lebih cepat dan efektif. 

Hadi juga menjabarkan bahwa melalui sistem tersebut bisa mendorong manfaat diantaranya laporan keuangan lebih terpercaya karena day to day transaction diketahui langsung BPK, monitoring pajak yang terbuka sehingga penerimaan pajak lebih maksimal,belanja daerah lebih tepat sasaran dan efisien, mencegah kerugian daerah, dan belanja serta pendapatan lebih transparan dan mudah dipertanggungjawabkan. 

Untuk itu Hadi Optimis dengan dalam pelaksanaannya karena akan mendapatkan kualitas dan manfaat yang banyak terlebih pada keuangan daerah DKI Jakarta. 

"Saya merasa optimis jika ini kita laksanakan dengan baik maka out put yang dihasilkan akan lebih berkualitas. Out put tersebut bagi BPK berupa hasil pemeriksaan yang lebih berkualitas . Sedang bagi entitas,out putnya berupa peningkatan kinerja yang lebih baik," jelas Hadi dalam Press Confrence usai kegiatan Implementasi E-Audit di Kantor BPK DKI, Kamis (13/12). (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Emanuel Tome Hayon

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top