HARI BURUH 1 MEI: Perusahaan Tak Mampu Bayar KLH Diminta Keluar dari DKI

BISNIS.COM, JAKARTA--Ribuan buruh diperkirakan turun ke jalan pada hari buruh 1 Mei 2013 untuk memperjuangkan upah yang masih dibawah Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Namun Pemprov DKI tidak bisa berbuat apa-apa jika masih ada perusahaan tidak mampu membayar
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 30 April 2013  |  11:19 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Ribuan buruh diperkirakan turun ke jalan pada hari buruh 1 Mei 2013 untuk memperjuangkan upah yang masih dibawah Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Namun Pemprov DKI tidak bisa berbuat apa-apa jika masih ada perusahaan tidak mampu membayar sesuai kebutuhan layak  Rp1,978 juta. Wagub DKI Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama menyarankan  perusahaan yang seperti itu lebih baik keluar dari DKI.

"Ini realita kota besar, kita tidak mungkin UMP itu diteken dibawah KHL, kita tidak mungkin izinkan karena upah hidup layak DKI  hampir Rp2 juta," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (30/4).

Jakarta hanya akan difokuskan bagi perusahaan dengan untung besar yang mampu menyejahterakan pekerjanya.

"Yang tak mampu bayar KHL sebaiknya perusahaan itu keluar dari DKI. Jakarta difokuskan pada perusahaan yang untung besar," terangnya.  (if)


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok, demo buruh, hari buruh

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top