Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pempov DKI Akan Suntik Modal PT. PAL Jaya?

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta angkat bicara soal masalah aset lahan PT. PAL Jaya. Saat ini PT. PAL Jaya memberikan lahan kepada Pemda DKI Jakarta. Pengelolaan lahan hibah oleh Dinas Kebersihan justru memberikan ketegangan antara BPKD dan Dinas Kebersihan (8/4/2015).
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 09 April 2015  |  23:54 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Heru Budi Santoso, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta angkat bicara soal masalah aset lahan PT. PAL Jaya. Saat ini PT. PAL Jaya memberikan lahan kepada Pemda DKI Jakarta. Pengelolaan lahan hibah oleh Dinas Kebersihan justru memberikan ketegangan antara BPKD dan Dinas Kebersihan (8/4/2015).

"Tidak semua kepala unit paham bagaimana keuangan negara, tata cara keuangan negara," ujar Heru.

Pasalnya, ia tidak sependapat dengan Dinas Kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahwa ada tanah yang harus dihibahkan kepada PT. PAL Jaya. Dalam Peraturan Daerah, aset Pemda DKI Jakarta lahan dan bangunan kalau diberikan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus melalui mekanisme penyertaan modal pemerintah (PMP).
 
"Kalau saya hibahkan lahan maka hapus PMPnya, kalau kalimatnya dihibahkan, berarti gratis kepada PT. PAL Jaya tanpa ada dividen, padahal ini perusahaan non profit," ujarnya.
 
Heru mempertahankan PT. PAL Jaya dengan PMP meski melanggar Perda. Ia enggan memberi hibah lahan itu dan Perda harus diperbaiki.
 
"Silahkan Dinas Kebersihan mengelola lahan itu tapi dengan PMP. Dinas Kebersihan tak perlu urus masalah aset, biar BPKD yang urus," tutur Heru.
 
Heru menyatakan bahwa diatas lahan hibah itu bersifat non profit, BPKD masih mau memberikan PMP.
 
"Kalau Dinas Kebersihan mau mengaudit berapa hibah tanah dan segala macamnya, silahkan saja, tapi serahkan ke BPKD," kata Heru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

limbah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top