Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sepanjang 2015, BNN Depok Rehabilitasi 200 Pecandu Narkoba

Sepanjang 2015, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok telah merehabilitasi 200 orang dari target 375 pecandu.n
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 30 Desember 2015  |  21:39 WIB
Kepolisian Resor Kota Depok memusnahkan sekitar 10.190 botol minuman keras dan 3,16 kwintal ganja, Rabu (23/12/2015). - Bisnis/Miftahul Khoer
Kepolisian Resor Kota Depok memusnahkan sekitar 10.190 botol minuman keras dan 3,16 kwintal ganja, Rabu (23/12/2015). - Bisnis/Miftahul Khoer

Bisnis.com, DEPOK- Sepanjang 2015, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok telah merehabilitasi 200 orang dari target 375 pecandu.

Kepala BNN Kota Depok, Zuhri mengatakan pihaknya kesulitan berkomunikasi dengan para pengguna narkotika.

"Kami sudah berupaya mendekati masyarakat pengguna dan juga LSM. Tapi agak sulit karena mereka ketakutan akan ditahan. Padahal kami hanya ingin bantu," ujarnya, Rabu (30/12/2015).

Menurutnya, tidak ada penahanan terhadap pengguna narkoba, sebab pengguna bukan tergolong pengedar atau bandar. Adapun, program rehabilitasi merupakan implementasi dari Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Bagi siapa pecandu yang ingin sembuh akan direhabilitasi dengan dibiayai oleh negara selama minimal satu bulan," ujarnya.

Zuhri menuturkan selama ini tempat rehabilitasi pengguna narkotika berada di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (SKO) Jakarta. Adapun saat ini pihaknya telah menjalin kerjasama dengan RSUD Kota Depok untuk penanganan pengguna narkoba pascarehabilitasi.

Dia menambahkan pada tahun depan juga pihaknya akan memiliki klinik untuk menangani pengguna sebelum masuk ke RSKO komplit dengan dokter dan perawat.
"Tapi tingga menunggu surat IMB untuk membangun klinik tersebut," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

badan narkotika nasional
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top