Kota Bogor Luncurkan Bus Pariwisata Gratis

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat memiliki layanan transportasi publik mendukung sektor pariwisata dengan meluncurkan Bus Pariwisata yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.
Newswire | 17 Mei 2016 06:58 WIB
Pusat kuliner Gang Selot di Kota Bogor - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat memiliki layanan transportasi publik mendukung sektor pariwisata dengan meluncurkan Bus Pariwisata yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

"Bus Pariwisata ini jumlahnya satu unit, akan dioperasikan Agustus 2016 mendatang," kata Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor, Krinas Kuhcahyo, di Bogor, Senin. Krina mengatakan, persiapan pengoperasian bus pariwisata tersebut telah disampaikan kepada Wali Kota Bogor dalam audiensi yang dilaksanakan Senin pagi tadi. Ia mengatakan, bus pariwisata tersebut merupakan bantuan dari Bank Jabar Banten (BJB) melalui dana pertanggungjawaban sosialnya.

"Bus ini memfasilitasi masyarakat yang ingin berkeliling mengunjungi sejumlah tempat wisata di Kota Bogor, gratis tanpa dipungut biaya," katanya. Rute yang akan dilalui bus tersebut, lanjut Krisna masih dalam pembahasan dengan dinas terkait seperti Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, DLLAJ dan Kepolisian. Menurutnya, untuk pengelolaan bus pariwisata tersebut akan melibatkan komunitas Bogor Sahabat karena BUMD tidak bisa menerima CSR.

"Akan kita serah terimakan pengelolaan kepada Komunitas Bogor Sahabat," katanya. Terkait peluncuran bulan Agustus, lanjutnya, karena kondisi bus masih dalam produksi, perakitan membutuhkan waktu 60 hari. Bus dirancang dengan sangat unik, mulai dari tempat duduk, dan memiliki ornamen Kujang sebagai ciri khas Kota Bogor. "Bus bisa dinikmati masyarakat gratis, sekaligus dapat meningkatkan kunjungan wisata di tempat-tempat wisata yang kita miliki," katanya.

Asisten Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Setdakot Bogor Toto M Ulum mendukung langkah pengoperasian bus pariwisata kepada komunitas Bogor Sahabat. "Sebelum diserahterimakan kepada komunitas Bogor Sahabat, terlebih dahulu harus mengajukan proposal ke BJB. Setelah bus selesai, pengelolaan dilakukan PDJT tanpa ada tarif," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dinas pariwisata

Sumber : Antara
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top