Anies Klaim Drainase Vertikal Cegah Penurunan Tanah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan klaim drainase vertikal mampu mencegah penurunan tanah, tetapi masih enggan mengumumkan hasil uji coba drainase vertikal yang diwacanakan sejak November kemarin.
Muhamad Wildan | 04 Desember 2018 21:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim drainase vertikal mampu mencegah penurunan tanah.

Untuk diketahui, laju penurunan tanah di DKI Jakarta adalah 11 cm per tahunnya dan hal ini disebabkan oleh penarikan air tanah yang masif.

"Itulah kenapa kita menggencarkan program drainase vertikal, supaya air di tanah kita ini terjaga volumenya," kata Anies pada Selasa (4/12/2018).

Anies menambahkan selain penarikan air tanah yang masif, pembangunan gedung-gedung di DKI Jakarta membebani tanah sehingga mempercepat penurunan tanah.

Pemprov DKI Jakarta akan membangun drainase vertikal dan akan menyiapkan 1,8 juta lubang untuk memfasilitasi program drainase vertikal tersebut.

"Dengan dibangun 1,8 juta lubang itu, maka setiap lokasi, setiap rumah, setiap gedung harus penuh lubang untuk menurunkan air ke bawah," tutur Anies.

Untuk mencegah penarikan air tanah yang masif, Anies mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan alat yang mengukur penarikan air dari setiap bangunan mulai tahun 2019.

"Jadi alatnya itu digital yang tidak perlu didatangi petugasnya yang rutin tiap bulan melaporkan. Di semua titik akan dilakukan pemeriksaan dan dipasang alat itu," imbuh Anies.

Namun, hingga hari ini Anies masih enggan untuk mengumumkan hasil uji coba drainase vertikal yang pada bulan November juga di klaim mampu mencegah banjir.

Akan tetapi, Anies mengklaim uji coba drainase vertikal di Pondok Labu berhasil mempercepat surutnya air setelah hujan. "Ditempat itu lapangan tapi tak pernah air surut, padahal lapangan. Setelah dibuat, ketika hujan lebat ternyata airnya langsung surut. Jadi masyarakat disana sudah melihat langsung," klaim Anies.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top