Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tambah Produksi, Food Station Tjipinang Operasikan Mesin Pengolah Beras

PT Food Station Tjipinang mulai menggunakan mesin pengolah beras atau rice milling unit (RMU) di gudang yang ada di Cipinang, Jakarta Timur. Peresmian tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Arief Prasetio Adi.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 20 Desember 2018  |  16:54 WIB
(Dari kiri ke kanan) Kasatgas Pangan Polri Brigjen Nico Afinta, Kadiv Propam Polri Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh, dan Dirut Food Station Tjipinang Arief Prasetio Adi memulai operasi pasar dengan menjual beras medium seharga Rp8.500/kg di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (22/11/2018). - Bisnis/Feni Freycinetia
(Dari kiri ke kanan) Kasatgas Pangan Polri Brigjen Nico Afinta, Kadiv Propam Polri Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh, dan Dirut Food Station Tjipinang Arief Prasetio Adi memulai operasi pasar dengan menjual beras medium seharga Rp8.500/kg di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (22/11/2018). - Bisnis/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA--PT Food Station Tjipinang mulai menggunakan mesin pengolah beras atau rice milling unit (RMU) di gudang yang ada di Cipinang, Jakarta Timur. Peresmian tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Arief Prasetio Adi. 

Arief mengatakan mesin RMU tersebut dapat menambah kapasitas sekaligus nilai tambah produksi beras yang ada di Ibu Kota. 

"Dengan beroperasinya RMU, produksi beras di Food Station yang tadinya hanya 8.000 ton per bulan naik menjadi 9.000 ton per bulan," katanya, Kamis (20/12/2018). 

Menurutnya, pengoperasian mesin pengolah beras merupakan langkah perusahaan untuk menghadapi tantangan, khususnya  menjaga ketersediaan dan kualitas beras, di tahun-tahun mendatang. 

Selain peningkatan produksi, BUMD DKI juga harus meningkatkan pengelolaan pangan yang baik dan sistematis. Salah satu target efektivitas kinerja perusahaan daerah untuk memotong mata rantai pasokan pangan strategis yang terlalu panjang. 

Karena itu, Food Station sudah menjajaki kerja sama dengan kelompok tani yang ada di berbagai daerah untuk memasok aneka bahan pokok ke Ibu Kota dan menerpakan sistem resi gudang (SRG). 

"Sesuai arahan Pak Gubernur [Anies Baswedan], kami ditugaskan untuk mencari sumber-sumber [pangan] terbaik. Kemudian bertemu petani agar bisa memotong rantai pasokan," jelasnya. 

Di samping meresmikan RMU, Food Station juga meluncurkan merek tepung terigu dan susu UHT kemasan untuk dijual secara komersial dan paket subdisi untuk masyarakat berpengasilan rendah. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

produksi beras Food Station Tjipinang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top