Anies Resmikan Gerai Pasar Jaya di Kantor SPSI-LEM

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan Gerai Sekretariat Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Logam Elektronik dan Mesin (SPSI-LEM), Selasa (26/2/2019).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  14:58 WIB
Anies Resmikan Gerai Pasar Jaya di Kantor SPSI-LEM
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - JIBI/Regi Yanuar

Bisnis.com, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan Gerai Sekretariat Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Logam Elektronik dan Mesin (SPSI-LEM), Selasa (26/2/2019).

Gerai yang dibuka oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya ini merupakan upaya untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau kepada pekerja.

Adapun gerai SPSI-LEM ini merupakan gerai ke-32 yang dibuka oleh Perumda Pasar Jaya yang tersebar di DKI Jakarta baik berupa JakGrosir, Jakmart, Mini DC, Mitra Pap n Mam Store dan berbagai gerai lainnya.

Bahan pangan bersubsidi yang disediakan di gerai tersebut adalah daging sapi dengan harga Rp35.000 per kilogram, daging kerbau Rp30.000 per kilogram, daging ayam Rp8.000 per kilogram, telur ayam dengan harga Rp10.000 per 15 butir, beras seharga Rp30.000 per 5 kilogram, ikan kembung seharga Rp13.000 per kilogram, dan susu UHT Rp30.000 per karton dengan isi 24 pack.

Peresmian tersebut juga dibarengi dengan pembagian Kartu Pekerja bagi pekerja yang tergabung dalam SPSI-LEM.

Gerai yang dibuka di kantor SPSI-LEM ini merupakan gerai pertama yang dibuka bersama dengan serikat pekerja dan Anies pun berkomitmen akan membangun gerai sejenis di banyak tempat di DKI Jakarta.

"Gerai ini harus hadir di manapun, di tempat yang kita nilai memiliki kebutuhan pangan bersubsidi. Begitu kita melihat kampung yang di sana ada kemiskinan yang ekstrem, di situ kita harus hadir," kata Anies, Selasa (26/2/2019).

Ketua SPSI-LEM Yulianto pun mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang meresmikan gerai serta membagikan Kartu Pekerja.

"Kami akan terus mengawal agar gerai-gerai ini segera diwujudkan di kantong-kantong buruh, rumah-rumah guru, dan orang tua siswa yang berpenghasilan dibawah upah minimum 10%," kata Yulianto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top