Kualitas Udara Jakarta Selasa (24/9/2019) Pagi Tak Sehat

Udara di DKI Jakarta berkategori tidak sehat, Selasa (23/9), berdasarkan laporan aplikasi penyedia layanan Air Visual.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 September 2019  |  07:35 WIB
Kualitas Udara Jakarta Selasa (24/9/2019) Pagi Tak Sehat
Suasana matahari terbit di Jakarta. Berdasarkan situs pemantau kualitas udara AirVisual.com, Jakarta masih termasuk kualitas udara ketujuh terburuk di dunia. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Udara di DKI Jakarta berkategori tidak sehat, Selasa (23/9), berdasarkan laporan aplikasi penyedia layanan Air Visual.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Air Visual pada pukul 05.30 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada pada level tidak sehat, yakni 157 dari ambang batas 500, dengan parameter polutan atau PM2.5 konsentrasi 67 ug/m3.

Dari 11 lokasi yang terpantau menunjukkan hanya udara di sekitar lingkungan Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta Pusat yang berkategori bagus berada pada level memuaskan di angka 4, dan parameter PM2.5 konsentrasi 1 ug/m3. Pada level tersebut kualitas udara tidak berisiko terhadap kesehatan.

Kualitas udara di kawasan Rawamangun terpantau pada level sedang dengan parameter AQI 64 serta PM2.5 konsentrasi 18,3 UG/m3.

Kondisi serupa juga terpantau di kawasan Pramuka, Jakarta Timur dengan parameter AQI 83 serta PM2.5 konsentrasi 27,2 UG/m3.

Wilayah lain dalam kategori udara tidak sehat yakni Mangga dua bagian selatan, Pegadungan Jakarta Barat, Rawamangun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, AHP Capital Place dan Pejanten Barat.

Selain itu, AirVisual juga mencatat kelembapan udara Jakarta 94 persen dan kecepatan angin 3,7 kilometer per jam.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polusi udara, polusi jakarta

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top