Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Besok, Mal di Depok Kembali Dibuka

Idris mengatakan pengelola mal diwajibkan membuat pakta integritas, dan jika melanggar atau terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan maka siap untuk dilakukan penutupan kembali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Juni 2020  |  11:44 WIB
Salah satu mal di Depok Jawa Barat. - Istimewa
Salah satu mal di Depok Jawa Barat. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menegaskan pembukaan pusat perbelanjaan atau mal di kota tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan yaitu Selasa (16/6/2020).

"Pembukaan mal dapat dilaksanakan sesuai rencana, yaitu pada 16 Juni 2020 dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Senin (15/6/2020).

Idris mengatakan pengelola mal diwajibkan membuat pakta integritas, dan jika melanggar atau terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan protokol kesehatan maka siap untuk dilakukan penutupan kembali.

"Kita harus gotong royong memulihkan perekonomian negara, ini yang ingin kita imbangi. Tapi perimbangan itu tidak semena-mena, harus kita lihat kesehatan adalah segala-galanya," ujar Idris.

Dikatakan, untuk merangsang perekonomian, rumah makan, UMKM mulai 5 Juni 2020 sudah boleh buka. Kemudian hari Senin 8 Juni 2020 toko-toko di luar mal seperti Mc Donald’s, boleh buka.

"Untuk pengunjung mal nantinya perhitungan kasarnya empat meter persegi di isi 1 orang," katanya.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Depok yang juga Mall Director Depok Town Square Sutikno menyayangkan penundaan operasional sejumlah mal di Depok hingga 16 Juni 2020.

Karena sebelumnya Pemkot Depok akan membuka pusat perbelanjaan pada 5 Juni 2020.

"Sebenarnya kami sudah siap dengan protokol-protokol kesehatan yang dibutuhkan guna operasional mal ditengah pandemi Covid-19," katanya.

Protokol kesehatan yang sudah dipersiapakan Detos yaitu menyediakan hand sanitizer, masker, thermogun, petugas dengan APD, pemisah kasir hingga alat pengontrol jumlah pengunjung.

"Jumlah pengunjung bisa kami kontrol dan sudah pasang alatnya, kalau misalnya jumlah pengunjung sudah lebih pasti merah. Kapasitas penuh kami 40.000 pengunjung," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mal depok

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top