Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JOKOWI: Kebijakan Baru Untuk Transportasi Disiapkan

JAKARTA—Pemprov DKI sedang melakukan kajian mengenai berbagai kebijakan yang mungkin diterapkan awal tahun depan untuk mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 November 2012  |  20:22 WIB

JAKARTA—Pemprov DKI sedang melakukan kajian mengenai berbagai kebijakan yang mungkin diterapkan awal tahun depan untuk mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota.

 

“Masalah mengatasi kemacetan di Jakarta adalah melalui kebijakan, bukan dengan infrastruktur. Akan ada beberapa kebijakan yang ingin kita tempuh, tapi belum diputuskan,” ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Rabu (14/11/2012).

 

Jokowi menyebutkan beberapa di antaranya adalah kebijakan three in one, genap ganjil, dan pembatasan usia kendaraan. Setiap masing-masing kebijakan tersebut sedang diukur tingkat efektivitasnya dalam penerapan di lapangan nantinya.

Dalam aplikasinya, kebijakan 3 in 1 sudah diterapkan lebih awal. Kebijakan tersebut untuk mengendalikan lalu lintas melalui pembatasan jumlah penumpang pada waktu-waktu tertentu di kawasan tertentu.

 

Kebijakan ini diterapkan oleh Pemprov DKI sejak 18 tahun lalu. 3 in 1 berlaku di 5 ruas jalan yang melintang dari Senayan-Monas, dan Kuningan-Senayan.

 

Sementara kebijakan genap ganjil adalah mengurangi kemacetan dengan membatasi jumlah kendaraan berdasarkan plat nomornya. Kebijakan terakhir yang juga sedang dibahas adalah melakukan pembatasan usia kendaraan seperti yang diterapkan di Singapura.

 

“Ini semua masih diukur. Ada kajiannya, karena semuanya harus matang. Tapi berdasarkan paparan dari Dishub (Dinas Perhubungan DKI) sudah cukup. Mungkin hanya perlu bertemu dua kali lagi,” ujar Jokowi.

 

Dia menargetkan proses pengkajian ini bisa dirampungkan pada akhir tahun. Kajian tersebut harus juga mengukur dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan dari masing-masing kebijakan. (msb)

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Fatia Qanitat

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top