PENANGANAN BANJIR: Program JEDI dimulai Maret 2012

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan groundbreaking proyek penanganan banjir di Jakarta melalui program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) bakal dilaksanakan pada Maret-April 2012, menyusul saat ini proses lelang tengah difinalisasi.Menteri
Linda Tangdialla | 27 Desember 2012 13:29 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan groundbreaking proyek penanganan banjir di Jakarta melalui program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) bakal dilaksanakan pada Maret-April 2012, menyusul saat ini proses lelang tengah difinalisasi.Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan dengan rencana groundbreaking itu, maka pelaksanaan program JEDI diperkirakan akan rampung pada 2016 mendatang.Dengan estimasi pelaksanaan konstruksi dalam tiga tahun anggaran yakni 2013 hingga 2016. "Jika semua itu terbangun, maka dapat mereduksi 20 titik banjir di Jakarta. Saat ini anggaran pinjaman dari Bank Dunia sudah turun, tinggal pelaksanaannya saja," ujarnya di Jakarta Kamis (27/12/2012).  Dia menjelaskan paket kegiatan konstruksi yang dilaksanakan dalam program JEDI itu yakni penanganan wilayah Cengkareng Drain, Sunter Hilir, dan muara Banjir Kanal Barat.  Direktur Sungai Dan Pantai Kementerian PU Pitoyo Subandrio mengatakan pemerintah menargetkan pelaksanaan tandatangan kontrak kerja per Mei 2013. Artinya, kegiatan konstruksi juga akan dilaksanakan paling lambat Juni 2013, setelah kontrak diteken. Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Mohammad Hassan mengatakan total anggaran kebutuhan program JEDI mencapai Rp1,427 triliun.Sumber pendanaan itu, berasal dari pinjaman Bank Dunia, dengan tanggung jawab pengembalian oleh Pemerintah pusat dan Pemda DKI. Rinciannya yakni dari Ditjen Sumber Daya Air senilai Rp434,313 miliar, Ditjen Cipta Karya senilai Rp180,566 miliar, dan Pemda DKI dengan tanggung jawab terbesar yakni Rp812,200 miliar.   (ra)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup