Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pedagang Blok G Tanah Abang Tinggalkan Kios, Ini Saran Ahok

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyayangkan para pedagang Blok G Tanah Abang yang pergi dari kios mereka.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 18 Februari 2014  |  18:20 WIB
Blok G Pasar Tanah Abang - Jibiphoto
Blok G Pasar Tanah Abang - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok akhirnya tak bisa menahan para pedagang untuk bertahan di kios blok G Pasar Tanah Abang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyayangkan para pedagang Blok G Tanah Abang yang pergi dari kios mereka.

"Kalau mereka mau laku dagangannya harus menjual barang secara tematik. Di sana barang dagangannya sama semua," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (18/2/2014).

Dengan menjual barang dagangan secara tematik, lanjutnya, daerah Blok G akan ramai dengan pembeli.

"Kami lagi minta orang agar Blok G diarahkan ke sablon seperti di Pasar Senen supaya jadi lebih menarik karena di Blok G kan belum ada," kata Ahok.

Jika para pedagang Blok G menjual barang dagangan secara tematik dan memberikan hadiah undian kepada para pembeli, Ahok yakin Blok G akan ramai seperti di Blok A.

"Lagipula harga barang di Blok A banyak yang mahal," tuturnya.

Pemprov DKI, lanjutnya, akan membangun jembatan penghubung dari Blok A, Blok B menuju Blok G agar memudahkan para pembeli.

Selain itu, akses dari pintu stasiun kereta api menuju Blok G sedang dalam proses pembangunan.

Mantan Bupati Belitung Timur ini juga akan membicarakan kembali bersama PD Pasar Jaya terkait penyewaan kios kepada para pedagang secara gratis.

Pasalnya, pemberian kios secara gratis memiliki jangka waktu yang jatuh pada bulan ini dan para pedagang diminta untuk membayar harga sewanya masing-masing. (Bisnis.com)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blok g
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top