Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Senen Ditampung di Blok V

Pedagang pasar Senen Blok III yang menjadi korban kebakaran, mulai besok, Kamis (22/5/2014) dapat beraktifitas kembali di tempat penampungan sementara di Pasar Senen Blok V dengan menempati 1.170 kios yang tersedia.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 21 Mei 2014  |  16:03 WIB
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Senen Ditampung di Blok V
Kebakaran Pasar Senen. Korban ditampung di Blok V - JIBI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Pedagang pasar Senen Blok III yang menjadi korban kebakaran, mulai besok, Kamis (22/5/2014) dapat beraktifitas kembali di tempat penampungan sementara di Pasar Senen Blok V dengan menempati 1.170 kios yang tersedia.

Agus Lamun, Kepala Humas PD Pasar Jaya, mengatakan pihaknya telah mendata semua pedagang yang terkena dampak kebakaran untuk segera ditempatkan sementara waktu di Pasar Blok V dan pelataran Blok III, sambil menunggu proses revitalisasi Pasar Senen yang ditargetkan rampung dalam 3 tahun.

"Rencananya, pedagang itu akan dipindah secara bertahap mulai 22 Mei 2014 ke Pasar Senen Blok V. Total kios yang disiapkan di Blok V mencapai 1.170 unit ," katanya seperti dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Menurutnya, selain di Pasar Senen Blok V tersebut, PD Pasar Jaya juga akan membangun tempat penampungan sementara dengan dua lantai untuk para pedagang basah dan baju bekas di pelataran Pasar Senen Blok III.

"Untuk di Pasar Blok III yang dulunya tempat jualan kue subuh akan dibangun tempat penampungan sementara. TPS itu akan menampung 280 pedagang basah, sayur, ikan, dan 460 pedagang baju bekas," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pd pasar jaya pasar senen
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top