Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AIRIN DAN TRI RISMAHARINI Jalin Kerjasama. Ini Hasilnya

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu untuk menandatangani nota kesepahaman kerja sama.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 19 Juli 2014  |  16:50 WIB
Airin Rachmi Diany (kiri), Tri Rismaharini (kanan) - Antara
Airin Rachmi Diany (kiri), Tri Rismaharini (kanan) - Antara

Bisnis.com, TANGSEL-- Dua wali kota perempuan asal Tangerang dan Surabaya, Airin Rachmi Diany dan Tri Rismaharini bertemu di kota pahlawan, Surabaya. 

Hasilnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Kota Surabaya menjalin kerja sama jaringan lintas perkotaan untuk menciptakan keterpaduan pembangunan yang efisien dan efektif.

Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan efisiensi, efektifitas dan sinergitas penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat, serta dapat meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan rakyat.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menandatangani nota kesepahaman kerja sama jaringan lintas perkotaan tersebut di Balaikota Surabaya pada pekan ini.

Menurut situs Pemkot Tangsel yang dikutip Sabtu (19/7/2014), dalam kunjungannya Airin mendapat banyak informasi mengenai kondisi Kota Surabaya mulai dari pola penyelenggaraan pemerintah yang telah berbasis tiknologi, informasi dan komunikasi (TIK).

Selain itu juga memperoleh penjelasan tentang pengelolaan sampah, pembangunan taman-taman kota, dan penataan pedagang kali lima, hingga pengaturan aktivitas pengaman.

Pemkot Surabaya telah memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan secara gratis. Bahkan, warga miskin dan cacat yang terdata oleh Dinas Sosial mendapat makanan gratis setiap hari.

Sementara  itu para pengamen tidak berkeliaran di jalan karena mereka ditempatkan di taman-taman kota. Mereka dibayar untuk menghibur para pengunjung  taman tersebut.

Adapun pengelolaan anggarannya, Pemkot Surabaya telah berbasis TIK mulai dari perencanaan sehingga masyarakat dapat memonitor usulan pembangunan yang diajukan dalam kerangka Musrenbang.

Penggunaan basis TIK juga terapkan pada proses penatausahaan anggaran yang dikenal dengan e-budgeting, e-project dan e-payment, serta di bidang perhubungan, kesehatan dan kependudukan.

Sedangkan dalam mekanisme kinerja pegawai, Pemkot Surabaya telah menerapkan e-performance, sehingga setiap PNS berlomba menjalankan tugas dengan baik karena ada poinnya.

Pemkot akan membayar poin yang berhasil dikumpulkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi informasi teknologi informasi dan komunikasi tangsel
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top