MISTERI KEMATIAN MAHASISWA UI: Akseyna Tinggalkan Surat Berisi Salam Perpisahan

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Depok, Agus Salim mengatakan ada temuan secarik kertas di kamar kosnya di Beji, Depok, yang ditulis tangan. Pesan dengan bahasa Inggris tersebut intinya berisi salam perpisahan. Dia diduga bunuh diri, kata Agus.
Newswire | 02 April 2015 08:52 WIB
Akseyna Ahad Dori/facebook - yus

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi masih menyelidiki kematian Ace, panggilan sehari-hari Akseyna Ahad Dori (18), mahasiswa Jurusan Biologi Fakltas Matematika dan Ilmu Pengetahuan UI, ditemukan tewas di Danau Kenanga Kampus UI Depok pada 26 Maret.

Korban merupakan putra kedua perwira menengah yang bekerja sebagai dosen di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, Kolonel Murdoto.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Depok, Agus Salim mengatakan ada temuan secarik kertas di kamar kosnya di Beji, Depok, yang ditulis tangan. Pesan dengan bahasa Inggris tersebut intinya berisi salam perpisahan. “Dia diduga bunuh diri,” kata Agus.

Menurut Agus, surat tersebut memperkuat dugaan bahwa mahasiswa itu mengalami depresi sehingga menenggelamkan diri di danau kampus. Hanya, dari hasil otopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, ditemukan ada lebam di bagian dadanya. “Belum diketahui penyebabnya,” katanya.

Sejak ditemukan pada Kamis pekan lalu, identitas Ace baru terungkap setelah orang tua korban datang dari Yogyakarta dan mendatangi Rumah Sakit Polri, Senin lalu.

Orang tua Ace terakhir mengontak anaknya itu pada 21 Maret. Kemudian mereka membaca berita di media tentang adanya jenazah di UI dan hal itu membuat mereka curiga. “Saya yakin anak saya karena ada sapu tangan milik saya,” kata ayah Ace, Murdoto.|

Kepala Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI, Yasman, mengatakan sejak semester awal hingga kini, indeks prestasi Ace cenderung menurun. “IP dia tak sampai angka 3. Jadi saat ini IPK (indeks prestasi kumulatif)-nya pun hanya sekitar 2,5,” tuturnya.

Padahal, Ace sempat masuk jajaran peserta dengan nilai biologi terbaik untuk olimpiade nasional yang diadakan Pertamina tahun lalu. Namun Ace hanya menang di tingkat regional (Banten, DKI, dan sekitarnya). “Saat diseleksi untuk tingkat nasional, nilai Ace kalah dibanding mahasiswa lain dari jurusan Fisika.”

Ace masuk UI melalui jalur talent scouting, yakni jalur yang diperuntukkan bagi pelajar peserta Olimpiade Sains Nasional.

Saat belajar di SMA Negeri 8 Yogyakarta, Ace mulai memperlihatkan bakatnya dalam bidang biologi. Sejak 2011, dia menjadi peserta olimpiade. Tahun berikutnya, dia berhasil menduduki peringkat ke-28 tingkat nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahasiswa ui tewas

Sumber : Tempo.co
Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top