Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BERAS SINTETIS: Tiga Pejabat Klaim Depok Bebas Beras Plastik

Kepolisian Resor Kota Depok bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok menggelar operasi beras plastik yang selama ini meresahkan masyarakat.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 26 Mei 2015  |  14:34 WIB
BERAS SINTETIS: Tiga Pejabat Klaim Depok Bebas Beras Plastik
Polisi memeriksa karung beras di pergudangan Kalimas Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/5). - Antara

Bisnis.com, DEPOK-- Kepolisian Resor Kota Depok bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok menggelar operasi beras plastik yang selama ini meresahkan masyarakat.

"Kami hari ini mengecek distribusi beras, apakah ada beras plastik atau tidak seperti yang ramai dibicarakan," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok Teguh Nugroho di lokasi operasi Pasar Kemiri Muka Depok, Selasa (26/5/2015).

Teguh mengatakan, pihaknya menginventarisir sampel beras di sejumlah pasar untuk nantinya diuji di laboratorium yang hasilnya akan dipublikasikan pada masyarakat.

Reva Sosiawan, Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, mengatakan peredaran beras plastik di Depok  tidak seperti di daerah lain.

"Sampai saat ini kami nyatakan aman bahwa di Depok tak ada beras plastik," ujarnya.

Hal senada dikatakan May Haryanti, Kepala Bidang Perbekalan Kesehatan, Pengawas Obat dan Makanan Dinkes Kota Depok, menuturkan peredaran beras plastik di wilayahnya tidak ditemukan.

"Kalau pun ada, mungkin akan sangat merugikan bagi para pengedarnya, karena butiran plastik lebih mahal dibanding beras," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

beras sintetis
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top