Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi Tolak Pembangunan Gereja

Ribuan umat muslim yang tergabung dalam Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkot Bekasi menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 10 Agustus 2015  |  14:41 WIB
Ribuan pengunjuk rasa dari berbagai organisasi Islam menutup Jalan Raya Ahmad Yani, Kota Bekasi, Senin (10/8/2015). - Bisnis.com/Muhammad Hilman
Ribuan pengunjuk rasa dari berbagai organisasi Islam menutup Jalan Raya Ahmad Yani, Kota Bekasi, Senin (10/8/2015). - Bisnis.com/Muhammad Hilman

Bisnis.com,BEKASI -- Ribuan umat muslim yang tergabung dalam Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkot Bekasi menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara.

Dalam aksinya, para pendemo mendatangi Pemkot Bekasi sejak pukul 10.00 WIB dengan membawa beragam atribut dan satu unit mobil komando. Para pendemo menyampaikan penolakannya terhadap surat rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi tentang Rekomendasi Pesatuan Pendirian Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara

Mereka juga mendesak FKUB kota bekasi untuk segera mencabut dan membatalkan surat rekomendasi yang telah dikeluarkan tersebut. Selain itu, mereka juga mendesak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memerintahkan atau meminta FKUB Bekasi untuk mencabut dan membatalkan surat rekomendasi tersebut.

Demonstran meminta Rahmat Effendi tidak mengeluarkan surat persetujuan atau surat rekomendasi atau surat-surat terkait lainnya termasuk izin mendirikan bangunan Gereka Katolik Santa Clara di Bekasi Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gereja
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top