Bisnis.com, TANGSEL-Minat warga Tangerang Selatan mendonorkan darahnya cenderung terus meningkat menyusul tingginya kesadaran untuk membantu sesama yang sedang sakit dan membutuhkan tranfusi darah.
Zaenab, staf Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Ciputat, Tangsel, mengatakan peserta yang mendaftar untuk mendonorkan darahnya cukup banyak mencapai rata-rata 100 orang pada setiap kali diselenggarakan kegiatan sosial tiga bulanan di rumah sakit itu.
“Peserta donor darah yang mendaftar cukup banyak mencapai sekitar 100 orang. Tetapi, tidak semuanya bisa diambil darahnya karena saat diperiksa tidak memenuhi syarat, misalnya tensi atau tekanan darahnya terlalu rendah,” katanya Rabu (9/9/2015).
Menurut wanita berhijab yang sibuk mendokumentasikan kegiatan sosial dengan kameranya, bahwa RS Ibu dan Anak Hermina Ciputat secara rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah setiap tiga bulan sekali, dengan peserta yang berdatangan dari berbagai daerah di Tangsel.
Sementara itu petugas Palang Mereh Indonesia (PMI) Tangsel, setiap menggelar kegiatan sosial donor darah, seperti di RS Ibu dan Anak Hermina Ciputat, selalu mendapat respon positif dari warga ditunjukkan dengan jumlah yang pendaftar mencapai rata-rata di atas 100 orang.
Namun, karena ada persyaratan yang harus dipenuhi pendonor maka dari setiap kali kegiatan donor masih banyak yang ditolak sehingga rerata darah segar yang berhasil dihimpun tidak bisa mencapai 100% atau hanya sekitar 50-70 kantong dari sekitar 100 orang yang mendaftar.