Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Tangerang Santuni 1.040 Anak Yatim

Pemerintah Kota (Pemkot) kembali menggelar Program Tangerang Bersedekah dengan menyantuni 1.040 anak yatim dari 104 Kelurahan di Kota Tangerang.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 22 Juni 2016  |  17:56 WIB
Pemkot Tangerang Santuni 1.040 Anak Yatim
Kantor Wali Kota Tangerang - Istimewa
Bagikan
Bisnis.com, TANGERANG—Pemerintah Kota (Pemkot) kembali menggelar Program Tangerang Bersedekah dengan menyantuni 1.040 anak yatim dari 104 Kelurahan di Kota Tangerang.
 
Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan kegiatan Tangerang Bersedekah ini sebagai bentuk penghargaan Pemkot kepada masyarakat Kota Tangerang, khususnya anak yatim piatu yang menjadi salah satu harapan Tangerang di masa depan.
  
"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu yang ada di Kota Tangerang. Makanya kami tadi mengadakan acara buka bersama sambil memberikan sedikit bantuan kepada anak-anak yatim," jelasnya di Tangerang, Rabu (22/6).
 
Dirinya menyebutkan sumber pendanaan kegiatan tersebut berasal dari iuran dan amal shodaqoh para pegawai di lingkup Pemkot Tangerang melalui Baitul Mal yang dikelola para pegawai.
 
Selain itu, Arief menegaskan Pemkot Tangerang juga akan terus memberikan perhatian kepada anak-anak kurang mampu terutama anak yatim piatu yang ada di Kota Tangerang.
 
"Ke depan, kami akan memberikan beasiswa bagi anak yatim piatu sampai jenjang SMA. Saat ini kami sedang melakukan pendataan dan verifikasi terhadap siapa saja yang berhak," tambahnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak yatim
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top