Pemkot Bogor Diimbau Jaga Kestabilan Harga Jelang Lebaran

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor mengimbau Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama momentum lebaran.
Miftahul Khoer | 02 Juli 2016 03:42 WIB
Operasi pasar sembako di Depok - Bisnis/Miftahul Khoer

Bisnis.com, BOGOR- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor mengimbau Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama momentum lebaran.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor Budi Hardiyono mengatakan hampir setiap tahun selama Ramadan penyumbang inflasi di Kota Hujan itu terdiri dari beras, daging sapi, bawang merah dan cabai rawit.

Adapun, sisanya disumbang oleh harga-harga lain sepert tarif angkutan antar kota, tarif listrik dan harga bensin. “TPID harus bekerja keras mengusahakan agar komoditas-komoditas tersebut harganya tetap stabil, sehingga inflasi di Juli 2016 bisa dikendalikan,” ujarnya, Jumat (1/7/2016).

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Bogor Tri Irijanto mengatakan jelang lebaran harga kebutuhan sembako harus ditekan dengan berbagai kebijakan agar tidak melambung tinggi. Dia memberi contoh pada awal tahun telah terjadi inflasi mencapai 0,58 persen.

Pihaknya berharap seluruh pihak bisa berkoordinasi para anggota dari perwakilan OPD untuk menghasilkan rekomendasi yang hasilnya diserahkan ke Walikota terkait kebijakan apa yang akan diambil.

Tag : lebaran
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top