Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Target Penumpang KRL Jabodetabek Tercapai 96%

Penumpang kereta rel listrik Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi mencapai sekitar 273,6 juta dari target akhir tahun ini 285 juta penumpang.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 07 Desember 2016  |  17:15 WIB
KRL Jabodetabek.  - Bisnis.com
KRL Jabodetabek. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Penumpang kereta rel listrik Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi mencapai sekitar 273,6 juta dari target akhir tahun ini 285 juta penumpang.

Vice President Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa mengungkapkan jumlah penumpang KRL Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sudah mencapai sekitar 96% dari target akhir tahun sampai November 2016.

Pencapaian volume penumpang pada November 2016 tersebut sudah lebih tinggi jika dibandingkan dengan volume penumpang pada akhir tahun lalu sebanyak 257,52 juta penumpang.

“Sudah tercapai sampai dengan 96% [dari target akhir tahun], [berdasarkan] data volume sampai dengan November [2016],” kata Eva, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Perusahaan tetap optimistis target penumpang sebanyak 285 juta orang pada akhir tahun dapat tercapai jika melihat tren jumlah penumpang tahun ini.

Dia mengungkapkan pertambahan penumpang tersebut lantaran perusahaan memperbanyak kapasitas angkut KRL Jabodetabek.

Dia mengatakan KCJ tahun ini telah memperpanjang beberapa rangkaian KRL Jabodetabek dari 8 stamformasi menjadi 12 stamformasi, sehingga bisa mengakomodasi lebih banyak penumpang.

Saat ini, terdapat 17 rangkaian KRL Jabodetabek dengan 12 stamformasi, 31 rangkaian 10 stamformasi, dan sisanya rangkaian dengan 8 stamformasi. Secara keseluruhan terdapat 75 rangkaian KRL yang beroperasi di Jabodetabek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi krl jabodetabek
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top