Tingkatkan Literasi Digital, Microsoft Gelar Generasi Bisa

Microsoft menggelar acara Generasi Bisa yang ditutup dengan kegiatan Hour of CodeTM di Jakarta Smart City Lounge, Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 16 Desember 2016  |  15:30 WIB
Tingkatkan Literasi Digital, Microsoft Gelar Generasi Bisa
Logo Microsoft - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Microsoft menggelar acara Generasi Bisa yang ditutup dengan kegiatan Hour of CodeTM di Jakarta Smart City Lounge, Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Rangkaian kegiatan Generasi Bisa ini mengusung dua aktivitas utama, yakni Hour of CodeTM dan Skype-a-Thon.

Corporate Affairs Director Microsoft Indonesia Ruben Hattari mengatakan kegiatan Generasi Bisa merupakan salah satu bentuk dukungan Microsoft dalam memberdayakan masyarakat agar dapat memperkaya talenta serta meningkatkan daya saing Indonesia, khususnya di bidang teknologi.

"Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Sebanyak 70% dari total jumlah penduduk Indonesia berada dalam usia angkatan kerja – memacu tingginya laju produktivitas tanah air. Untuk itu, kegiatan-kegiatan yang mampu mengasah talenta masyarakat perlu semakin ditingkatkan," ujarnya, Jumat (16/12/2016).

Berdasarkan data UNICEF, terdapat 2,5 juta anak Indonesia yang putus sekolah pada tahun 2015. Sebanyak 600.000 di antaranya adalah siswa SD dan 1,9 juta di antaranya adalah siswa SMP. Sementara itu, Badan Pusat Statistik menyebutkan angka pengangguran usia 15-19 tahun masih berada di kisaran 31,12% pada akhir tahun 2015.

"Untuk memperbaiki angka-angka ini, kerjasama antara pemerintah, swasta, akademisi, dan sesama anggota masyarakat sangatlah dibutuhkan," katanya.

Generasi Bisa pun mengajak siswa, guru, anak-anak berkebutuhan khusus, anak-anak dari kalangan marjinal, hingga para ibu untuk mengenal coding yang dapat membantu terciptanya kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif. Selain itu, Generasi Bisa juga mengajak siswa dan guru untuk mengaplikasikan teknologi dalam sistem pembelajaran di ruang kelas.

“Sejalan dengan target Pemerintah Indonesia untuk memiliki 1.000 technopreneur di tahun 2020 mendatang, kami menyelenggarakan Generasi Bisa untuk menyiapkan masyarakat Indonesia menjadi generasi yang produktif dan berdaya saing," imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta Dian Ekowati mengatakan “Literasi digital adalah salah satu kemampuan utama yang dibutuhkan di abad ke-21 karena mampu melatih pola berpikir logis, kritis, dan kreatif.

"Semakin banyak masyarakat yang mengenal teknologi, semakin besar kesempatan kota-kota di Indonesia untuk bertransformasi menjadi smart city," jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
microsoft

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top