TERORIS TANGSEL: Hingga Sore Sudah 6 Bom Dijinakkan

Warga terus berdatangan ke tempat tertangkapnya tiga orang tersangka teroris di Kampung Curug, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, hingga sore menjelang petang ini, Rabu (21/12/2016).
Nurudin Abdullah | 21 Desember 2016 19:23 WIB
Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12/2016). - Antara/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, TANGSEL-Warga terus berdatangan ke tempat tertangkapnya tiga orang tersangka teroris di Kampung Curug, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, hingga sore menjelang petang ini, Rabu (21/12/2016).

Ahmad Sanusi, warga Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, mengatakan sebagai tetangga desa dirinya baru sempat datang ke lokasi kejadian itu menjelang petang bersama beberapa rekannya setelah pulang dari tempat kerja.

Seperti warga lain yang datang, dirinya juga merasa penasaran untuk melihat langsung lokasi penangkapan orang yang diduga teroris karena sempat menjadi berita utama sejumlah stasiun televisi dan media online, serta ramai diperbincangkan melalui media sosial.

“Pemberitaan kasus itu menyebar luas sehingga banyak yang penasaran untuk datang melihat langsung, meskipun masih dijaga dan ada pembatas police line. Apalagi hingga sore tadi dikabarkan sudah ada 6 bom yang dijinakkan oleh petugas,” katanya, Rabu (21/12/2016)  

Menurutnya, diperkirakan hingga besok warga masih berdatangan ke lokasi karena banyak yang penasaran untuk melihat tempat ditembaknya 3 orang tersangka teroris karena melawan petugas setelah menyaksikan beritanya di televisi maupun informasi yang beredar di media sosial.

Dia mengetahui dari pemberitaan media dan warga setempat bahwa bom rakitan itu rencana diledakkan di sejumlah pos lalu lintas, diantaranya di Rumah Sakit Eka Hospital, Bumi Serpong Damai, Tangsel, pada menjelang Natal dan malam Tahun Baru 2017.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, informasi terkait aktifitas terorisme di Kota Tangsel tersebut bersumber dari tersangka pelaku bom di Bekasi pada pekan lalu.

"Ini kita ketahui dari saksi Dian, pelaku bom panci di Bekasi. Dari keterangan tersangka, ada beberapa nama yang akan melaksanakan aksinya menjelang Natal dan Tahun Baru. Kemudian polisi mengembangkan dan memeriksa satu saksi atas nama Adam," katanya.

Menurutnya, Adam kepada polisi mengungkapkan adanya peracikan bom yang dilakukan oleh 3 orang di sebuah rumah kontrakan di Kampung Curug RT.02/RW.01, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel.

Kemudian tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menuju ke rumah kontrakan yang dihuni 3 orang teman Adam, tersangka peracik bom itu sekitar pukul 09.45 WIB, melakukan penggerebakan yang diawali dengan public address sebagai peringatan agar para tersangka menyerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tangerang selatan, teroris

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top