KEMACETAN JAKARTA : Gubernur dan Cawagub Terpilih Harus Berani Ambil Langkah Ekstrem

Indonesia Traffic Watch mengingatkan agar pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih benar-benar telah siap mengimplementasikan strategi efektif untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota.
Juli Etha Ramaida Manalu | 20 April 2017 11:20 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (18/4). Kemacetan tersebut merupakan imbas dari proyek underpass di persimpangan Matraman. - Antara/Angga Budhiyanto

Kabar24.com, JAKARTA-- Indonesia Traffic Watch mengingatkan agar pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih benar-benar telah siap mengimplementasikan strategi efektif untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota.

ITW berharap pasangan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih bisa mengatasi kemacetan yang selalu menjadi momok bagi warga Jakarta, sehingga kota ini bisa keluar dari urutan tiga besar kota termacet di dunia.

"Warga Jakarta sudah sangat menderita akibat kemacetan yang setiap hari mendera ruas jalan di ibu kota," kata Ketua Presidium ITW Edison Siahaan dalam keterangan tertulis, diterima Bisnis.com, Kamis (20/4/2017).

Dia berharap strategi yang disampaikan pasangan calon pada saat kampanye seperti penerapan moratorium berjangka penjualan kendaraan bermotor di Jakarta harus diwujudkan.

Menurut Edison, salah satu penyebab utama kemacetan adalah pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tidak terkontrol sehingga ruas dan panjang jalan tidak lagi mampu menampung kendaraan yang ada.

Menurutnya, selama ini, Pemprov DKI selalu menjadikan pembangunan infrastruktur serta upaya pembatasan gerak kendaraan sebagai upaya prioritas. Namun, pembatasan jumlah kendaraan tidak dilakukan. Sebagai akibatnya, lalu lintas menjadi macet dan semrawut.

"Pemimpin terpilih DKI Jakarta harus berani melakukan upaya ekstrem serta meningkatkan kualitas koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian," tambahnya.

Tag : kemacetan jakarta
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top