Menteri Luhut Minta Pengembang Pulau G Perbaiki AMDAL

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut B. Pandjaitan mengindikasikan akan melanjutkan proyek reklamasi Pulau G.
Feni Freycinetia Fitriani | 29 September 2017 16:49 WIB
Area proyek reklamasi Pulau G di Jakarta - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut B. Pandjaitan mengindikasikan akan melanjutkan proyek reklamasi Pulau G.

Luhut mengatakan sebelum mencabut sanksi administrasi, pengembang pulau G yaitu PT Muara Wisesa Samudra diminta memperbaiki analisis dampak lingkungan (AMDAL).

"Mereka adendum dulu izin lingkungan dan AMDAL. Kalau selesai semua, saya akan cabut [sanksi administrasi]," katanya setelah melakukan rapat koordinasi di Kemenko Maritim, Jumat (29/9/2017).

Dia mengatakan ada tiga opsi yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah Pulau G, yakni dengan membuat tanggul, pipa, atau mengubah desain pulau. Adapun, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya mengusulkan pembuatan tanggul.

Namun, Tim teknis kajian reklamasi Teluk Jakarta telah memutuskan untuk membangun pipa tanpa mengubah desain atau bentuk pulau yang izin konsesinya dimiliki oleh PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) tersebut.

"Tidak ada pemotongan bentuk pulau. Yang ada rekayasa teknologi. Tim Teknis dan PT PLN sudah menggandeng konsultan independen untuk mencari solusi. Konsultan bilang tidak perlu ada pemotongan pulau ya diikuti saja," katanya.

Pembangunan reklamasi Pulau G memerlukan kajian teknis karena akan membuat suhu air di intake canal pembangkit meningkat dari kondisi awal 29 derajat Celsius dapat menjadi 31,1 derajat Celsius.

Meningkatnya suhu air di lokasi tersebut diperkirakan akan meningkatkan penggunaan bahan bakar dan kinerja output pembangkit listrik di Muara Karang, Jakarta Pusat.

Tag : reklamasi, Luhut Pandjaitan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top