Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rapat Antisipasi Banjir, Anies: Belum Ada Solusi Pasti

Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta di bawah kepemimpinan baru Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Salahudin Uno melakukan rapat antisipasi persiapan musim penghujan dan antisipasi banjir terkait perubahan iklim (climate change).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Oktober 2017  |  15:28 WIB
Busway menerobos genangan air di Grogol, Jakarta, Selasa (21/2). - JIBI/Abdullah Azzam
Busway menerobos genangan air di Grogol, Jakarta, Selasa (21/2). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta di bawah kepemimpinan baru Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Salahudin Uno melakukan rapat antisipasi persiapan musim penghujan dan antisipasi banjir terkait perubahan iklim (climate change).

"Karena, seperti kita ketahui dengan adanya climate changes dan siklus menghadapi banjir, khususnya 2017 dan awal 2018, ini yang selalu kita siapkan," kata Anies Rasyid Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Kamis.

Dia melihat masih banyak masalah yang akan segera dapat dipetakan satu persatu.

"Ini dulu yang bisa kami sampaikan karena belum ada solusi pasti, pasti inovatif," kata Anies.

Ia menimpali, "Satu hal yang kita tegaskan, masalah air itu masalah rutin, tapi masalah yang sama nggak boleh berulang. Salah satunya yang kita diskusikan, laporan tentang situasi genangan air."

Hasil rapat disampaikan bahwa hampir 5.000 laporan tahun lalu yang terverifikasi hanya 10 persen, sedangkan 50 persen termasuk kabar bohong (hoax), katanya.

Sementara itu, Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan bahwa musim hujan akan datang dan dengan perubahan iklim yang tidak terprediksi akan mengalami masa-masa yang sangat berat

"Kita harus siap. Dan, ini yang kita ingin warga ikut mengantisipasi masalah sampah yang tadi disampaikan menjadi masalah yang sangat kelihatan di depan mata. Kita butuh partisipasi dari masyarakat juga karena tadi dilaporkan masalah sampah ini menjadi salah satu isu yang sangat krusial," ujarnya.

Dengan adanya sampah, maka saluran-saluran tidak berfungsi dengan normal, dan itu menjadi tanggung jawab masyarakat, demikian Sandiaga Salahudin Uno.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta anies baswedan

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top