Pemprov DKI Sasar Imunisasi Difteri 1,2 Juta Anak

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya untuk mendorong program outbreak response immunizaton (ORI) untuk pengentasan penyakit difteri yang sedang mengancam Jakarta.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 14 Januari 2018 23:46 WIB
Petugas medis memberikan imunisasi difteri kepada murid Sekolah Dasar (SD). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta berupaya menuntaskan penyakit difteri di kawasan Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya untuk mendorong program outbreak response immunizaton (ORI) untuk pengentasan penyakit difteri yang sedang mengancam Jakarta.

Selain Pemprov DKI, kesadaran untuk mencegah penyakit difteri juga diinisiasi oleh organisasi masyarakat seperti Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) demi mencegah penyebaran penyakit ini.‎

Anies mengapresiasi langkah yang dilakukan INTI tersebut karena dapat membantu program yang telah dibuat oleh Pemprov.

“Pagi hari ini kita berkumpul untuk ikut menyaksikan dan mendapatkan imunisasi difteri, pertama saya sampaikan terima kasih kepada INTI yg sudah menginisaai kegiatan bakti sosial ini, kegiatan ini sejalan dengan langkah-langkah yang dilakukan pemprov,” kata Anies, Minggu (14/1/2018) pagi.

Pemprov DKI menilai bahwa wabah difteri merupakan kejadian luar biasa (KLB), karena berdasarkan laporan Dinkes DKI, kasus difteri mencapai sebanyak 109 pasien pada 2017.

Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tercatat pada 2014 kasus difteri mencapai 4 kasus, 2015 sebanyak 10 kasus, dan pada 2016 menjadi 17 kasus.‎

“Lompatan kasus sangat tinggi, ketika muncul KLB maka langkah yang harus dilakukan harus luar biasa,” ujarnya.

‎Pemprov DKI Jakarta menargetkan ORI bisa mencapai 1,2 juta anak. Bahkan, akan meneruskan imunisasi hingga menjangkau anak yang‎ berusia di bawah usia 19 tahun.‎

“Dinas Kesehatan dan jajarannya sudah menyiapkan dan menjangkau diawali 1,2 juta anak di bawah 19 tahun, fase kedua 1,7 juta dan, saat ini tercatat sudah 78% tercapai,” imbuhnya.

‎Dia mengimbau dilakukannya deteksi dini difteri yang memiliki gejala sama seperti flu.

“Kita tahu difteri gejalanya sama dengan flu, dan jangan anggap remeh, segera datangi fasilitas kesehatan dan minta diperiksa apakah ada tanda difteri untuk deteksi dini karena penularannya sangat cepat,” ungkapnya.‎

Anies juga berpesan kepada seluruh warga Jakarta agar mengikuti ORI terutama bagi orang tua, mereka harus mengikutsertakan anaknya untuk diimunisasi.

Dia ingin memastikan seluruh warga Jakarta bisa mendapatkan imunisasi difteri agar ke depan tidak terulang kembali wabah penyakit ini.‎

Tag : difteri
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top