Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anies Ngaku Tak Tahu Pengadaan Lift Rumah Dinas Gubernur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak tahu-menahu terkait adanya lelang pengadaan lift atau elevator untuk rumah dinas gubernur di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 25 Januari 2018  |  08:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan kartu Ok-Otrip, Kamis (14/12/2017). -  Dok.  Diskominfotik Pemprov DKI.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan kartu Ok-Otrip, Kamis (14/12/2017). - Dok. Diskominfotik Pemprov DKI.

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak tahu-menahu terkait adanya lelang pengadaan lift atau elevator untuk rumah dinas gubernur di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya gak tahu ada pengadaan lift. Malah baru tahu setelah baca berita," katanya, Rabu malam (24/1/2018).

Untuk mengeceknya, dia sudah bertanya kepada Sekretaris Daerah Saefullah. Ternyata, rencana pengadaan lift untuk rumah dinas juga diketahui oleh Sekda.

"Nah, untung ketahuan kan. Saya tanya Pak Sekda ini untuk apa? Setahu saya tidak ada renovasi besar-besaran [untuk rumah dinas gubernur]," ucapnya.

Sekda DKI Saefullah menuturkan rencana pengadaan lift bisa saja dimasukkan dalam anggaran untuk renovasi rumah dinas Gubernur yang terletak di depan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

Meski demikian, anggaran tersebut bisa saja langsung dicoret atau dihapus dari situs LKPP karena tidak sesuai kebutuhan.

"Kalau tidak perlu direhab atau ditambah, ya tidak usah. Lagipula bisa saja ini hanya kesalahan input perencanaan dari Dinas Cipta Karya," ucap Saefullah.

Dalam situs sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), sirup.lkpp.go.id terpampang anggaran pengadaan elevator atau lift rumah dinas (rumdin) Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp750,2 juta.

Pengadaan elevator rumah dinas Gubernur DKI, yang terdiri dari dua lantai tersebut, masuk dalam pos anggaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pemprov DKI tahun 2018. Pengadaan elevator tersebut dilakukan dengan skema pelelangan umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies-sandi
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top