HARI AIR DUNIA: Menjaga Kualitas dan Kuantitas Air Bagi Kehidupan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan diminta untuk terus mendorong warganya agar semakin peduli terhadap air bersih, kualitas dan kuantitasnya, serta ketersediaan air tanah bagi kelangsungan hidup.
Nurudin Abdullah | 22 Maret 2018 21:13 WIB
Danau Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, menjadi salah satu sumber pemasok air bawah tanah di daerah sekitarnya, (22/3/2018). - JIBI/Nurudin Abdullah

Bisnis.com, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan diminta untuk terus mendorong warganya agar semakin peduli terhadap air bersih, kualitas dan kuantitasnya, serta ketersediaan air tanah bagi kelangsungan hidup.

Ahmad Miharsa, guru Sekolah Menengah Pertama tinggal di Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangsel, mengatakan Pemkot dengan otoritasnya, serta para guru dan siapa pun hendaknya punya tekad untuk bersama-sama mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap air tersebut.

“Kepedulian terhadap air dimulai dari yang paling sederhana dengan tidak membuang-buang air bersih dan tidak membuang sampah ke sungai atau danau yang menjadi pemasok sumber air bawah tanah,” katanya, Kamis (22/3/2018).

Menurutnya, peringatan Hari Air Dunia pada 22 Maret, yang dirayakan Pemkot Tangsel dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPRP) di Situ Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel, menjadi momentum penyadaran itu.

Namun, lanjutnya, penyadaran warga agar lebih peduli terhadap air bersih dan ketersediaan air tanah itu tidak sebatas dengan acara ceremonial tersebut, harus ada langkah nyata yang terus-menerus menyentuh langsung warga hingga di tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Gerakan peduli air bersih dan ketersediaan air tanah itu harus menyetuh warga hingga ke tingkat Rukun Tetangga, termasuk dilakukan di tempat-tempat konsentrasi warga, misalnya di sekitar danau Situ Gintung atau danau-danau lain yang rame pengunjung,” ujarnya.  

Sementara itu Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, dalam acara peringatan Hari Air Dunia di Situ Pondok Jagung, Serpong, mengatakan peringatan Hari Air Dunia membuka wawasan seluruh warga mengenai isu-isu dan informasi yang berhubungan dengan air.

"Kita harus menyebarluaskannya, melakukan aksi-aksi untuk membuat perbaikan dalam pengelolaan sumber daya air dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat terhadap pentingnya air bagi kehidupan," tegasnya.

Dia menyatakan perayaan tahunan, Hari Air Dunia itu kembali menarik perhatian publik akan pentingnya air dan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas air bagi kehidupan.

Tag : air minum, tangerang selatan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top