Ada Pesan Di balik Patung di Kawasan Revitalisasi Kali Besar

Ada yang menarik di lokasi revitalisasi Kali Besar atau tepat di samping obyek wisata Kota Tua Jakarta. Di kedua sisinya terdapat sejumlah instalasi patung yang menarik perhatian para pengunjung.
Aprianus Doni Tolok | 10 Agustus 2018 18:56 WIB
Revitalisasi Koridor Kali Besar Tahap I sudah rampung dan aksesnya telah dibuka bagi masyarakat umum setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau lokasi tersebut, Jumat (6/7). - Bisnis/Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA - Ada yang menarik di lokasi revitalisasi Kali Besar atau tepat di samping obyek wisata Kota Tua Jakarta. Di kedua sisinya terdapat sejumlah instalasi patung  yang menarik perhatian para pengunjung. Patung-patung tersebut adalah karya dari pematung Dolorosa Sinaga. Bila ditelaah, ada pesan yang ingin disampaikan sang pematung melalui karyanya tersebut.

"Tidak semua patung di sana karya saya. Patung anak sekolah dengan sepatu tergantung di leher itu karya asisten saya. Idenya pada patung itu sangat menarik karena menggambarkan perjuangan anak sekolah yang tetap ingin belajar meski harus melewati banjir," ujarnya saat ditemui Bisnis di kediamannya di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur (9/8/2018).

Patung petugas kebersihan dengan pose menyapu itu mengandung kampanye kebersihan kepada para pengunjung. Dia ingin para pengunjung tersentuh untuk senantiasa menjaga kebersihan kawasan revitalisasi.

Dolorosa mendesain patung untuk kawasan revitalisasi dengan pedestrian scale atau berskala manusia pada umumnya. Dia bermaksud menciptakan patung yang ' interaktif dan komunikatif ' bagi para pengunjung. Meski beresiko rusak oleh tangan-tangan jahil, dia mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut. Baginya, permasalahan umum seperti aksi vandalisme menandakan masyarakat kota Jakarta masih dalam proses memahami dan mengapresiasi karya seni. 

"Saya tidak takut patung karya saya dicorat-coret. Kalau ternyata memang terimbas aksi vandalisme, ya tinggal dicat lagi. Irtu bagian dari proses menuju apresiasi karya seni yang lebih tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kota tua

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top