Diam-Diam, Anies Pecat Dua Direksi Jakpro. Penggantinya sudah Disiapkan 3 Minggu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan kembali merombak direksi dan komisaris PT Jakarta Propertindo atau Jakpro.
Feni Freycinetia Fitriani | 24 Agustus 2018 10:48 WIB
Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Hendra Lesmana. - Bisnis.com/Regi Yanuar Dinnata

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan kembali merombak direksi dan komisaris PT Jakarta Propertindo atau Jakpro.

Berdasarkan sumber Bisnis, Pemprov DKI sebagai pemegang saham utama PT Jakpro memutuskan memberhentikan Direktur Pengembangan Bisnis Hendra Lesmana dan Direktur Keuangan Lim Lay Ming pada Kamis, (23/8/2018).

Pencopotan dua direksi tersebut melanjutkan rencana Pemprov DKI merombak jajaran direksi badan usaha milik daerah (BUMD). Sebelumnya, Anies diketahui telah memecat Satya Heragandhi dari jabatan Direktur Utama yang digantikan oleh Dwi Wahyu Daryoto.

Badan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta diketahui telah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) dalam rangka perombakan jajaran direksi di beberapa perusahaan daerah dan perusahaan patungan (joint venture) milik Pemprov DKI.

Pansel tersebut diketuai oleh Irham Dilmy, Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan telah bekerja sejak pertengahan Maret lalu.

Irham pun mengamini perombakan yang baru saja terjadi di tubuh Jakpro.

"Iya, betul. [Direksi lama] Digantikan oleh Pak Hanief Arie Setianto dan Ibu Yuliantina Wangsawiguna," katanya ketika dihubungi Bisnis, Jumat (24/8/2018).

Dia mengatakan fit and propher test untuk mencari direksi baru Jakpro dimulai sejak tiga minggu lalu.

Berdasarkan hasil test, tim UKK BUMD DKI memberikan rekomendasi kepada Pemprov DKI sebagau pemegang saham utama.

"Disarankan [untuk diganti]," ungkapnya.

Sebagai informasi, Lim Lay Ming pernah menjabat sebagai Vice President BPPN antara tahun 1999 – 2004, dan General Manager Investment Directorate di PT Perusahaan Pengelolaan Aset tahun 2014 – Juni 2015. Dia menjadi Dirkeu Jakpro pada era pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Sementara itu, Hendra Lesmana dalam perjalanan kariernya, antara tahun 2011 -2015, ditugaskan sebagai Account Director, GE Oil & Gas Turbomachinery Solution dan menduduki jabatan President Director, PT Vetco Gray Indonesia (a GE Company, antara 2014 –2015.

Terakhir, dia menekuni bidang usaha energi migas yakni sebagai Country GM & President Director, PT John Crane Indonesia (a SMITHS Group Plc company) antara 2015 dan hingga akhirnya ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro.

Tag : jakpro
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top