Hanya 30 UMKM Binaan Pemprov yang Dilibatkan di Venue Asian Games 2018

Dinas KUMKMP DKI Jakarta hanya melibatkan 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di venue pertandingan Asian Games 2018.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 24 Agustus 2018 20:13 WIB
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Ibu Kota di ajang Asian Games 2018. - Bisnis/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA -- Dinas KUMKMP DKI Jakarta hanya melibatkan 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di venue pertandingan Asian Games 2018.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta Irwandi mengatakan penyerapan pelaku UMKM untuk berjualan di venue pertandingan Asian Games tidak maksimal. Padahal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas KUMKMP telah menyiapkan 120 UMKM untuk berdagang di venue pertandingan.

"Hanya 30 UMKM dari 120 UMKM yang disiapkan," kata Irwandi kepada Bisnis, Jumat (24/8/2018).

Dia menjelaskan sebenarnya Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) telah menyiapkan tempat bagi seluruh UMKM binaan Dinas KUMKMP DKI. Akan tetapi, posisi berjualan UMKM ini lebih dekat ke jalan sehingga tidak jadi digunakan.

"Kami menghindari crowded jika dekat dengan jalan," ungkapnya.

Namun, Dinas KUMKMP tidak menyerah untuk memperjuangkan nasib UMKM dan menangkap peluang dari Asian Games. Dinas KUMKMP menempatkan UMKM ini di berbagai tempat lain seperti kawasan Monumen Nasional, Grand Mall Cakung, Kota Tua, Taman Honda, dan lain-lain.

"Di setiap tempat ada sebanyak 60--70 UMKM binaan Pemprov DKI yang berdagang. Kita bantu mereka dari segi pemasaran dan memberikan kesempatan kepada mereka mendapatkan pengalaman dalam menghadapi event besar," sebutnya.

Kendati demikian, dia tidak memerinci target penjualan dari UMKM ini. "Targetnya hanya menyumbang pemasukan bagi UMKM," imbuhnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dki, umkm, asian games 2018

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top