Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dolar Menguat, PD Pasar Jaya Coba Kendalikan Pasokan & Harga Pangan

PD Pasar Jaya optimistis dapat mengendalikan stabilitas harga dan pasokan pangan selama tiga bulan.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 07 September 2018  |  19:09 WIB
Dolar Menguat, PD Pasar Jaya Coba Kendalikan Pasokan & Harga Pangan
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- PD Pasar Jaya optimistis dapat mengendalikan stabilitas harga dan pasokan pangan selama tiga bulan.

Seperti diketahui, nilai tukar dolar terhadap rupiah sempat menguat sekitar Rp15.000 pada beberapa waktu lalu. Sedangkan, per Jumat (7/9/2018) nilai tukar dolar mencapai Rp14.875.

Penguatan harga dolar tersebut memberikan efek yang besar terhadap kenaikan harga beberapa jenis komoditas. Adapun pasar tradisional di Ibu Kota menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, bawang, cabai, daging, dan berbagai produk kecantikan serta obat.

Sebagian besar komoditas tersebut dipastikan naik bila dolar terus menguat. Komoditas impor menjadi barang yang paling terdampak atas kenaikan harga tersebut.

Kendati demikian, PD Pasar Jaya mengklaim dapat mengendalikan harga dan pasokan seluruh pasar tradisional di Jakarta. Hal ini karena PD Pasar Jaya akan memutus rantai distribusi yang panjang dengan melakukan kerja sama langsung bersama produsen.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan bahwa komoditas impor menjadi fokus utama dalam pengendalian pasokan dan harga. Saat ini, dia menyatakan beberapa komoditas impor antara lain beras, daging sapi, daging ayam, dan bawang putih.

"Pastinya akan ada dampaknya. Akan tetapi kita [dukung] upaya yang dilakukan pemerintah pusat dan Gubernur DKI [untuk stabilkan rupiah]," kata Arief, Jumat (7/9/2018).

Menurutnya, pasokan dan harga komoditas impor tersebut akan aman selama tiga bulan. "Sebenarnya stok [komoditas impor] sudah kita buffer [simpan] sebelumnya. Baik itu daging ayam, daging sapi, beras juga aman karena sudah disuplai Bulog, bawang putih dan komoditas lainnya ini di Jakarta selama tiga bulan ini akan stabil," ujarnya.

Dia berharap selama tiga bulan ini, pemerintah dapat segera mengendalikan nilai tukar dolar terhadap rupiah ke level yang lebih rendah dibandingkan dengan saat ini.

Arief mengajak warga Jakarta ikut gerakan untuk melemahkan nilai tukar dolar dengan membeli produk-produk dalam negeri. Selain itu, dia mengimbau agar pelaku bisnis untuk segera menukarkan tabungan berjenis dolar dengan rupiah.

"Kita harapannya setelah tiga bulan dolar [terkendali]," ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pd pasar jaya
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top