Hanya Bertahan 3-7 hari, Hargai Cabai Sangat Sensitif untuk Naik

Kepala Diskumdag DKI Jakarta Adi Adiantoro menerangkan sensitivitas cabai merah sebabkan kenaikan harga pada November 2018 dan jamin stabilitas harga selama akhir tahun 2018.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 12 Desember 2018  |  18:35 WIB
Hanya Bertahan 3-7 hari, Hargai Cabai Sangat Sensitif untuk Naik
Cabai merah - Ilustrasi/Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA–Berdasarkan data Badan Pusat Statistik DKI Jakarta yang dirilis pada tanggal 3 Desember 2018, ditemukan bahwa cabai merah merupakan komoditas pangan dengan sumbangan inflasi tertinggi dengan angka mencapai 0,023% dan inflasi cabai merah sendiri mencapai 6,12%.
 
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskumdag) Provinsi DKI Jakarta Adi Adiantoro menuturkan cabai merah memang termasuk bahan pangan yang sensitif.
 
Adi menerangkan, ada tiga jenis komoditas bahan pangan yaitu komoditas sayur yang hanya mampu bertahan selama satu hari, komoditas pangan yang mampu bertahan selama tiga hari, dan komoditas pangan yang mampu bertahan selama seminggu.
 
Komoditas sayur relatif mudah untuk dijaga karena untuk DKI Jakarta sendiri pasokan sayurnya mengambil dari daerah-daerah yang cukup dekat dari DKI Jakarta, sedangkan untuk cabai merah termasuk dalam komoditas yang hanya mampu bertahan selama tiga hingga tujuh hari.
 
Adi menuturkan cabai merah termasuk bahan pangan yang sangat sensitif terhadap perubahan cuaca sehingga untuk cabai merah diperlukan perlakuan khusus.
 
Adi menjamin selama pasokan dari daerah tetap kuat, maka stabilitas harga di DKI Jakarta dipastikan aman menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.
 
"Ketika pasokan lebih dari tujuh hari itu baru diperlukan penanganan khusus," kata Adi pada Rabu (12/12/2018) terkait stabilitas harga cabai.
 
Berdasarkan pantauan Kementerian Perdagangan, harga cabai merah sendiri per 11 Desember telah mencapai kisaran Rp35.000 hingga Rp45.000.
 
Adapun stok cabai merah di Pasar Induk Kramat Jati per 7 Desember 2018 hanya sebesar 90-100 ton padahal kebutuhan harian cabai merah di DKI Jakarta mencapai 120 ton di hari normal dan meningkat menjadi 132 ton saat Natal dan Tahun Baru.
 
Untuk mengupayakan stabilitas harga cabai merah, Adi mengatakan pihaknya telah memerintahkan kepada PD Pasar Jaya untuk membangun gudang penyimpanan di Pasar Induk Kramat Jati yang menggunakan mesin pengawet CAS yang mampu menyimpan cabai merah hingga 6 bulan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga cabai

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top