5 Fakta Pasar Ikan Muara Baru Seperti Impian Jokowi

Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (13/3/2019).
JIBI | 14 Maret 2019 08:10 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan pedagang usai meresmikan Pasar Ikan Modern Muara Baru di Jakarta, Rabu (13/3/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA -  Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (13/3/2019).

Pembangunan pasar ini berangkat dari pemikiran Jokowi untuk membangun pasar ikan modern seperti Pasar Tsukiji di Tokyo, Jepang.

Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda mengutarakan, kehadiran PIM memberi warna baru bagi citra produk perikanan dan kelautan Indonesia. Sebab, Muara Baru adalah pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia. Apalagi, kata dia, Pelabuhan Muara Baru merupakan tujuan utama para pembeli produk perikanan baik dari dalam maupun luar negeri.

Berikut 5 fakta Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru:

1. Konsep baru pasar ikan seperti Pasar Tsukiji Jepang

PIM Muara Baru mengusung konsep berbeda dengan pasar ikan pada umumnya. Pasar ini dibangun dengan konsep tempat belanja yang higienis, bersih, serta tak becek dan bau. Dengan terobosan ini, PIM diharapkan menarik wisatawan untuk berkunjung.

Jokowi telah menantikan pasar ikan modern di Indonesia seperti Pasar Tsukiji di Jepang sejak 2,5 tahun lalu. Menurut Jokowi, dia menyampaikan keinginannya itu kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Juli 2016.

2. Pengembangan bisnis usaha kecil dan menengah (UKM)

Seluruh pedagang PIM adalah UKM perikanan kelautan. PIM menjadi sarana bagi pedagang kecil dan menengah untuk mengenalkan pelbagai produk ikan. Sebab, pasar ini juga bakal memperkuat pelabuhan perikanan Nizam Zachman Muara Baru sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan kuliner di Indonesia, khususnya di utara Jakarta.

Calon konsumen dapat membeli berbagai jenis ikan, seperti udang, cumi, gurita, sotong, tuna, tongkol, cakalang, bandeng, dan jambal.

3. Dibangun dengan dana negara Rp 150 miliar

PIM merupakan proyek milik Kementerian KKP yang dikelola Perum Perindo. PIM dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp 150 miliar. PIM dibangun pada Februari 2018 oleh BUMN kontraktor PT PP (Persero) Tbk.

4. Dilengkapi kios, foodcourt, dan masjid

Pemerintah melengkapi bangunan berlantai tiga ini dengan 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market). Ada juga fasilitas lain, yaitu cold storage, 8 food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), klinik, dan mesin ATM. Tak hanya itu, PIM menyediakan ruang pertemuan dan masjid.

5. Pemerintah bakal lindungi pedagang

Pemerintah berencana mengeluarkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) kepada seluruh pedagang di PIM Muara Baru. Kartu ini merupakan bentuk perlindungan dan pemberdayaan terhadap pelaku usaha.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, KUSUKA berfungsi untuk mendorong percepatan pelayanan, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan efektivitas serta efisiensi program pemerintah yang tepat sasaran kepada pedagang. Hingga kini, pemerintah telah menyerahkan kartu itu kepada 231 dari 397 pedagang ikan.

 

Sumber : Tempo.Co

Tag : jokowi, muara baru, Pasar Ikan
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top