Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anies Tak Ingin Ambil Pusing Soal Petisi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau ambil pusing dengan petisi di change.org yang memintanya untuk mundur dari jabatannya sebagai gubernur.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 26 Mei 2019  |  19:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Bisnis
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau ambil pusing dengan petisi di change.org yang memintanya untuk mundur dari jabatannya sebagai gubernur.

Petisi yang dibuat sejak 10 lalu ini telah ditandatangani oleh 132.112 netizen.

Dalam petisi tersebut, pembuat petisi menyoroti pembengkakan APND 2018, tingginya nilai jual objek pajak (NJOP), tingginya gaji Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), hingga susahnya mendapatkan pelayanan publik.

Meski sudah dibuat sejak 10 bulan lalu, petisi ini baru populer akhir-akhir ini.

Menurut Anies, tak semua kritik tentang pemerintahannya harus ditanggapi. "Inilah wilayah publik, jangan kalau di wilayah publik minta dipuji saja, harus siap dicaci maki, diminta turun, diminta naik," kata Anies, Minggu (26/5/2019).

Lebih lanjut, Anies pun mengutip kembali twit lamanya yang sudah dia cuitkan sejak 2013 lalu. Twit tersebut berbunyi 'Tulus itu dicaci tak tumbang, dipuji tak terbang'.

"Jadi, itu prinsip bukan prinsip sekarang dari dulu saya sudah mengatakan dicaci tidak tumbang dipuji tidak terbang," ujar Anies.

Dia sudah pernah mengucapkan hal tersebut jauh sebelum menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sehingga Anies mengatakan dirinya harus menjalankan apa yang sudah dia katakan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI anies baswedan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top