Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Listrik Padam, Kualitas Udara Jakarta Membaik

Kualitas udara Jakarta semakin membaik pada Senin pagi setelah mati lampu berlangsung pada Minggu (4/8/2019) mulai pukul 11.50 WIB.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  08:06 WIB
Warga beraktivitas dengan latar belakang suasana gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019).  - Antara
Warga beraktivitas dengan latar belakang suasana gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kualitas udara Jakarta semakin membaik pada Senin pagi setelah listrik mati berlangsung pada Minggu (4/8/2019) mulai pukul 11.50 WIB.

Berdasarkan pantauan melalui laman web AirVisual.com yang diakses pukul 07.30 WIB, peringkat buruk kualitas udara Jakarta semakin turun di peringkat 19 dunia.

AirVisual mencatat kualitas udara rata-rata Jakarta termasuk kategori sedang menurut US Air Quality Index (AQI), atau indeks kualitas udara di angka 79, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 25.5 µg/m³.

Namun terdapat tiga wilayah dari pemantauan AirVisual yang memiliki kualitas udara terburuk.

Pertama, di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur yang memiliki kualitas udara terburuk, dengan indeks kualitas udara di angka 165, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 83,2 µg/m³.

Disusul kemudian kawasan Kemayoran Jakarta Pusat dengan tingkat indeks kualitas udara di angka 156, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 65 µg/m³.

Terakhir, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) - GBK Jakarta Pusat, memiliki tingkat indeks kualitas udara di angka 153, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 59 µg/m³.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

listrik polusi jakarta

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top