Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Optimalkan Samsat Online Nasional, Pemkot Jakut Dorong Bayar Pajak Lewat Aplikasi

Tim Samsat Jakarta Utara berupaya menoptimalisasi Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Online Nasional (Samolnas) dengan pendistribusian stiker QR-Code pembayaran pajak.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 09 September 2019  |  07:50 WIB
Stiker QR-Code pembayaran pajak kendaraan bermotor dalam Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Online Nasional (Samolnas) - doc humas
Stiker QR-Code pembayaran pajak kendaraan bermotor dalam Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Online Nasional (Samolnas) - doc humas

Bisnis.com, JAKARTA — Tim Samsat Jakarta Utara berupaya menoptimalisasi Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Online Nasional (Samolnas) dengan pendistribusian stiker QR-Code pembayaran pajak.

Sebanyak 51 wajib pajak (WP) telah menerima Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) berikut pemasangan stiker Samolnas yang dikirim Tim Samsat Jakarta Utara ke masing-masing alamat WP.

Kepala Unit Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Samsat Jakarta Utara, Robert L Tobing menjelaskan selama periode 1 Januari sampai dengan 6 September 2019, pendapatan dari WP yang memanfaatkan Samolnas telah mencapai Rp88,2 juta.

"Ini menjadi bagian dari inovasi yang terus dilakukan untuk semakin memberikan kemudahan bagi wajib pajak," ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (8/9/2019).

Robert berharap melalui aplikasi Samolnas yang bisa diunduh melalui Play Store, semakin banyak WP yang melaksanakan kewajibannya lewat pemanfaatan kecanggihan teknologi dalam genggaman.

"Aplikasi itu sudah terkoneksi dengan sejumlah bank yang bisa menerima pembayaran pajak seperti Bank DKI, Bank Mandiri, dan Bank BCA," jelasnya.

Robert mengungkap WP yang antusias menggunakan layanan ini tampak meningkat di wilayahnya. Terutama WP pembayar pajak yang berhubungan dengan kendaraan seperti Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak Kendaraan Bermotor.

Barangkali, menurut Robert, hal ini karena WP tidak perlu lagi mengantre, sehingga pembayaran lebih efektif dan efisien, "Kami berharap layanan ini semakin memberikan kemudahan kepada masyarakat sebagai contoh pola Good Government Services," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak kendaraan bermotor
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top