Fitur Baru Gojek ini Diharapkan Atasi Kemacetan Kawasan Stasiun di Jakarta

Mengatasi hal ini, Gojek bersama salah satu pihak operator transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) dan pihak otoritas yakni Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mulai membangun solusi bersama.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  07:04 WIB
Fitur Baru Gojek ini Diharapkan Atasi Kemacetan Kawasan Stasiun di Jakarta
Ilustrasi helm milik pengemudi Gojek. - REUTERS/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — Beberapa waktu belakangan, kemacetan di kawasan stasiun akibat dipenuhi pengendara ojek daring atau online (Ojol) menjadi sorotan.

Mengatasi hal ini, Gojek bersama salah satu pihak operator transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) dan pihak otoritas yakni Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mulai membangun solusi bersama.

Gojek telah secara resmi memperkenalkan kampanye terbarunya yaitu #GakPakeLama. Melalui kampanye ini, Gojek mengenalkan tiga inovasi untuk layanan GoRide dan GoCar, yakni Panduan Titik Jemput Terdekat, Titik Jemput dengan Foto, serta fitur GoRide dan GoCar Instan.

Gojek meluncurkan fitur ini untuk pertama kali di Plaza Transit MRT Jakarta Lebak Bulus yang ramai dilewati masyarakat. Fitur ini merupakan bentuk sinergi Gojek dengan moda transportasi massa dan pemerintah, di mana Gojek menjadi penyedia layanan feeder transportation.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa sebelumnya tak mendapat jemputan selepas menggunakan transportasi umum merupakan ketakutan terbesar pelanggan.

Sementara itu, para pengendara Ojol walaupun telah dibekali aplikasi yang memungkinkan untuk mengambil order jarak jauh, berupaya secepatnya mencari pelanggan sehingga kendaraan menumpuk di pintu keluar fasilitas transportasi.

“Itulah kenapa di beberapa stasiun belum ada ketertiban. Semuanya berebut ke arah sumber. Nah, dengan adanya fitur ini, diharapkan pengendara diarahkan untuk berkumpul di tempat tertentu, tetapi punya kepastian dapat pelanggan. Sehingga kita bisa ubah kawasan menjadi tertib,” ujar Syafrin, Rabu (16/10/2019).

Selain itu, Syafrin berharap kolaborasi ini menular ke operator-operator transportasi lainnya mendorong kerja sama serupa, selain di Stasiun MRT.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengungkap hal serupa, "Kerja sama dengan Gojek dan transportasi lain yang melewati wilayah stasiun, menandakan bahwa kita dapat mengelola kawasan dengan baik. Semoga tak ada lagi pengendara yang berebutan sehingga mengurangi kemacetan di pintu-pintu stasiun," ujarnya.

William berharap hadirnya layanan GoRide Instan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna MRT Jakarta yang membutuhkan transportasi lanjutan. Setelah di Stasiun Lebak Bulus, pihaknya berharap sinergi serupa bisa diimplementasikan di stasiun-stasiun yang lain.

VP Transport Marketing Gojek Monita Moerdani menjelaskan lebih lanjut bahwa Gojek senantiasa memberikan layanan yang paling nyaman, mudah dan cepat bagi para pelanggan. Termasuk, inovasi untuk memenuhi komitmen itu diantaranya melalui kampanye #GakPakeLama.

Monita menjelaskan bahwa Panduan Titik Jemput Terdekat membantu pelanggan memesan layanan GoRide dan GoCar ketika berada di lokasi yang kurang familiar. Panduan ini merekomendasikan titik penjemputan Gojek yang mudah ditemukan mitra driver sehingga pelanggan tidak perlu mengetik alamat penjemputan secara manual.

Untuk fotur Titik Jemput dengan Foto di titik jemput untuk layanan GoRide dan GoCar, akan membanri memudahkan pengendara menjemput pelanggan di area keramaian seperti perkantoran, hotel dan pusat perbelanjaan.

Sementara, GoRide dan GoCar Instan merupakan layanan pemesanan on-the-spot yang dilengkapi oleh solusi pengelolaan antrian. Sehingga, mengurangi waktu tunggu pelanggan dan mengurai kemacetan di area penjemputan yang ramai seperti terminal angkutan umum.

Turut hadir aktris Hannah Al Rashid yang bercerita mengenai pengalamannya sebagai pelanggan setia Gojek dan pengguna transportasi umum.

Menurutnya, fitur-fitur terbaru Gojek sangat membantu dirinya menjalani mobilitasnya yang membutuhkan ketepatan waktu, “Saya yakin kualitas dan kecepatan layanan transportasi Gojek terjamin. Bahkan, pelanggan GoRide berhak mendapatkan voucher diskon apabila dijemput lebih dari 3 menit dari estimasi waktu penjemputan yang tercantum di aplikasi.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gojek

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top