Jakarta Masih Jadi Favorit Investor Dalam Negeri

DKI Jakarta mencapai realisasi Investasi pada Triwulan III tahun 2019 sebesar Rp41,1 triliun atau meningkat 56,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 07 November 2019  |  14:01 WIB
Jakarta Masih Jadi Favorit Investor Dalam Negeri
Pelayanan Perizinan di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta - doc. Humas

Bisnis.com, JAKARTA — DKI Jakarta mencapai realisasi investasi pada Triwulan III tahun 2019 sebesar Rp41,1 triliun atau meningkat 56,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra menjelaskan bahwa realisasi ini terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp15 triliun dengan 708 proyek dan realisasi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp26,1 triliun (US$ 1,7 miliar) dengan 2.552 proyek.

"Berdasarkan data tersebut, Provinsi DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan realisasi investasi PMDN tertinggi di Indonesia," ungkap Benni dalam keterangan resminya, Kamis (7/11/2019).

Lebih lanjut Benni menerangkan sektor yang paling diminati oleh para investor PMDN yaitu konstruksi (Rp. 5,8 triliun), transportasi, gudang dan telekomunikasi (Rp 5 triliun), dan perumahan, kawasan industri dan perkantoran (Rp 2 triliun).

Atas capaian di Triwulan III ini, total realisasi Investasi Januari sampai September 2019 berhasil mencapai Rp95,6 triliun, di mana mencapai 95,4 persen atau hampir mencapai target realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jakarta 2017-2022, yakni sebesar Rp100,2 triliun, terdiri atas PMDN Rp41,6 triliun dan PMA sebesar Rp54 triliun (US$ 3,6 miliar).

“Kami optimistis realisasi investasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan bahkan dapat melampaui target tersebut pada tahun 2019 ini,” tambah Benni.

Benni yakin Jakarta masih menjadi primadona bagi investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.  Pasalnya, perkembangan Realisasi Investasi di Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Rasyid Baswedan terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Seperti pada tahun 2017, di awal kepemimpinan Anies, Jakarta menduduki Provinsi dengan Realisasi Investasi (PMDN dan PMA) tertinggi di Indonesia yaitu sebesar Rp108,6 triliun, sementara pada tahun 2018, realisasi Investasi di DKI Jakarta mencapai Rp114,2 triliun atau meningkat 5,1 persen dibandingkan realisasi tahun 2017.

Capaian realisasi investasi DKI Jakarta pada tahun 2018 telah melampaui 122,6 persen dari target yang telah ditetapkan, yaitu Rp93,1 triliun. Pada tahun 2018, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan realisasi investasi PMDN tertinggi di Indonesia berdasarkan data BKPM Republik Indonesia.

Sementara pada tahun 2019, total realisasi investasi DKI Jakarta sepanjang Januari-September telah mencapai Rp95,6 triliun atau 15,9 persendari total realisasi Investasi Indonesia sebesar Rp601,3 triliun.

Bahkan, pada triwulan III tahun 2019, berdasarkan data BKPM Republik Indonesia, Realisasi Investasi PMA di Provinsi DKI Jakarta tertinggi dibanding provinsi lain di Indonesia, yaitu sebesar US$1,7 miliar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi, Pemprov DKI

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top