Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revitalisasi Pasar Senen Blok I dan II, Pedagang Terdampak Kebakaran Diutamakan

Pedagang lama terdampak kebakaran bangunan Pasar Senen Blok I dan II pada Januari 2017, menjadi prioritas dan diberi keleluasaan untuk menempati bangunan baru.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 20 November 2019  |  15:03 WIB
Para manajer PT Jaya Real Property, anak usaha PT Pembangunan Jaya Tbk selaku pengelola kawasan Pasar Senen Jaya dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Senen Blok I dan II - Bisnis/Aziz R
Para manajer PT Jaya Real Property, anak usaha PT Pembangunan Jaya Tbk selaku pengelola kawasan Pasar Senen Jaya dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Senen Blok I dan II - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA — Pedagang lama terdampak kebakaran bangunan Pasar Senen Blok I dan II pada Januari 2017 menjadi prioritas dan diberi keleluasaan untuk menempati bangunan baru.

Hal ini diungkap pihak PT Jaya Real Property, anak usaha PT Pembangunan Jaya Tbk. selaku pengelola Pasar Senen Blok I dan II, ketika menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Senen Blok I dan II yang baru, Rabu (20/11/2019).

"Sebelumnya kami berencana membangun Blok V. Sayangnya, adanya musibah di Blok I dan II yang menghilangkan sekitar 1.500 ruang usaha. Ini kemudian mengubah prioritas kita, sehingga mendahulukan pembangunan ini, demi mengembalikan ruang usaha yang baik bagi mereka," ungkap Manajer Perencanaan PT Jaya Real Property Adhitya Sasongko.

Adhitya menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait dengan peningkatan mutu dan fungsi bangunan yang berada di kawasan yang akrab disapa Senen Jaya ini.

Di antaranya peningkatan keamanan dan ketahanan bencana, mendukung program pemerintah agar kawasan memiliki konektivitas transportasi massal dan pejalan kaki, memiliki ruang terbuka hijau atau ruang ketiga untuk publik, serta meningkatkan ruang usaha yang ada menjadi sebanyak 2.087 tempat berdagang.

Manajer Pemasaran PT Jaya Real Property Dodit Herdianto menambahkan bahwa sekitar 40 persen ruang usaha telah tersewa, termasuk oleh para pedagang lama yang terdampak kebakaran.

Dodit menjelaskan bahwa para pedagang lama telah mendapat keleluasaan untuk pertama kali memilih spot tempat usaha sesuai kemampuannya, dengan harga di kisaran Rp44 juta sampai Rp130 juta yang merupakan harga awal dengan kontrak 20 tahun penempatan.

"Para pedagang lama itu ada yang memang mengambil, ada yang tidak. Yang mengambil, itu mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Kalau untuk pedagang baru, sudah naik beragam antara 5 persen sampai 10 persen. Pedagang lama juga bisa mendapatkan harga murah karena subsidi silang," jelas Dodit.

Selain itu, Dodit pun menegaskan bahwa hal ini juga demi menghidupkan lagi ciri khas produk-produk dari Pasar Senen. Misalnya, pasar pembuatan atribut partai dan atribut TNI/Polri, jam, kacamata, pakaian second, hingga Kue Subuh sebagai sentra jajanan pasar.

Harapannya, bangunan di atas tanah 2 hektare dengan luasan total 7 lantai 68.300 m2 ini mampu menghadirkan kembali memori Pasar Senen dengan wajah baru.

Pembangunan Pasar Senen Blok I dan II yang diproyeksi menelan biaya investasi hingga Rp900 miliar ini bisa topping off pada Februari 2021, kemudian mulai aktif berkegiatan pada April 2022.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar senen
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top