Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anies: Tarif Transjakarta, MRT, LRT tak Naik, meski Subsidi Dipangkas

Gubernur DKI Jakarta memastikan harga tiket angkutan massal tidak akan berubah meski besaran subsidi untuk Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan Lintas Raya Terpadu (LRT) di APBD DKI 2020 dipangkas.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  18:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta memastikan harga tiket angkutan massal tidak akan berubah meski besaran subsidi untuk Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan Lintas Raya Terpadu (LRT) di APBD DKI 2020 dipangkas.

"Enggak, Insyaallah [semua] akan berjalan seperti biasa. Jadi operasional juga tidak akan terganggu," katanya di kawasan Dukuh Atas, Selasa (10/9/2019).

Anies menegaskan pemotongan subsidi untuk ketiga angkutan umum saat pembahasan dengan DPRD DKI tersebut sudah diperhitungkan oleh Pemprov DKI.

Menurutnya, nilai subsidi yang disepakati oleh Badan Anggaran beberapa hari lalu diprediksi dapat memenuhi semua kebutuhan Transjakarta, MRT, dan LRT.

"Nanti harapannya pada pengelola [operator] bisa bekerja untuk meningkatkan sumber-sumber pendapatan non fair box [non tiket]," imbuhnya.

Dalam rapat penelitian akhir APBD DKI T.A 2020 antara pihak eksekutif dan legislatif, beberapa sektor pengeluaran terpaksa dipangkas demi menutup defisit. Salah satu yang dipangkas adalah anggaran public service obligation (PSO) atau subsidi sektor transportasi.

Anggaran PSO dipangkas dari sebelumnya Rp6,74 triliun menjadi Rp5,57 triliun. Sebelumnya, anggaran PSO ini berencana diberikan untuk subsidi tiket bus Transjakarta sebesar Rp5,8 triliun, MRT sebesar Rp938 miliar, dan LRT sebesar Rp665 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt transjakarta lrt jabodebek
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top