Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Februari Puncak Hujan, Ini Tips Amankan Dokumen Berharga dari Dinas Dukcapil

Musim penghujan Jabodetabek akan terjadi pada Februari 2020. Warga Ibu Kota dan daerah penyangga mesti waspada terhadap kemungkinan kembalinya bencana banjir.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  14:08 WIB
Banjir melanda Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 5 Februari 2018. - Antara
Banjir melanda Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 5 Februari 2018. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Musim penghujan Jabodetabek akan terjadi pada Februari 2020. Warga Ibu Kota dan daerah penyangga mesti waspada terhadap kemungkinan kembalinya bencana banjir.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Dhany Sukma mengingatkan terkait dengan pengamanan dokumen-dokumen berharga, terutama administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, dan akta kelahiran.

"Setelah banjir di tahun baru kemarin, ada lebih dari 2.000 warga di seluruh DKI Jakarta yang melaporkan dokumen kependudukannya rusak atau hilang," ujarnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Jumat (31/1/2020).

Dinas Dukcapil DKI Jakarta sendiri membuka layanan reguler di tiap kelurahan, bahkan bekerja sama dengan RT/RW setempat di lingkungan daerah terdampak banjir waktu itu untuk menjemput bola.

Kini, agar kejadian serupa tak lagi terjadi, Dhany mengimbau masyarakat yang berada di daerah langganan banjir melakukan tiga hal.

Pertama, yakni melihat potensi ketinggian air yang biasa terjadi di daerah, kemudian meletakkan dokumen di tempat yang tak terjangkau banjir.

"Biasa tinggi air di sana berapa, amankan satu paket dokumen-dokumen berharga itu lantai dua kalau rumahnya tingkat. Kalau yang tidak tingkat, taruh di tempat tinggi tapi tertutup, misalnya lemari yang tinggi," ujarnya.

Selain itu, Dhany menyarankan masyarakat mesti rajin menyimpan dokumen pribadi dalam perangkat penyimpanan digital. Pastikan juga nomor seri dan tulisan dari bukti scan atau foto dokumen tersebut jelas.

"Karena sebenarnya dalam data base kami itu sudah ada. Kalau ada bukti soft file, bisa cepat. Bisa langsung mengecek ke dalam sistem dan segera menerbitkan dokumen," tambahnya.

Bagi masyarakat yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak, simpan dan hubungi nomor pengaduan Dinas Dukcapil DKI Jakarta melalui aplikasi Whatsapp di nomor 081318882047. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top