Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov DKI Buka Pendataan Industri Kreatif Terdampak COVID-19

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta tengah membuka pendataan para pelaku industri kreatif terdampak pandemi Covid-19.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 12 April 2020  |  18:59 WIB
Kondisi Jalan Jenderal Sudirmandi Jakarta yang kerap dipadati kendaraan, terpantau lengang di hari pertama penegakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Jumat (10/4/2020), - Antara
Kondisi Jalan Jenderal Sudirmandi Jakarta yang kerap dipadati kendaraan, terpantau lengang di hari pertama penegakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Jumat (10/4/2020), - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta tengah membuka pendataan para pelaku industri kreatif terdampak pandemi virus corona atau COVID-19.

Kepala Dinas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menjelaskan bahwa pendataan ini diperlukan sebagai latar belakang pembuatan kebijakan.

"Kita mencoba membantu pendataan dulu. Nantinya bisa sebagai latar belakang kebijakan tertentu dari pemerintah pusat, atau bisa juga masuk ke program Kartu Prakerja," ungkap Cucu ketika dikonfirmasi Bisnis, Minggu (12/4/2020).

Para pelaku industri kreatif mulai dari sektor Aplikasi dan Pengembangan Permainan, Arsitektur, Desain Produk, Fesyen, Desain Interior, hinga Desain Komunikasi Visual.

Selain itu, pelaku Seni Pertunjukkan, Film dan Video atau Animasi, Fotografi, Kriya, Kuliner, Musik, Penerbitan, Periklanan, Seni Rupa, serta Televisi dan Radio, atau lainnya, bisa mendaftar ke laman bit.ly/PendaftaranIndustriKreatifTerdampakCovid19.

Dalam laman tersebut, para pelaku industri kreatif diminta mengisi data diri, keluhan, produk, jumlah tenaga kerja apabila ada, dan omzet sebelum dan sesudah terdampak COVID-19.

"Kita pahami pasti ada pelaku industri kreatif yang terdampak, misalnya seniman, itu kan pasti keadaannya seperti di-PHK secara tidak langsung. Misalnya karena COVID-19 ini tidak ada order, omzetnya jadi sepi. Atau pembuat film yang tidak bisa beraktivitas karena tempat syuting ditutup semua," jelas Cucu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top